Rosoboronexport tawarkan 200 sampel produk Rusia di Aero India 2023

RosoboronexportIstimewa

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rosoboronexport (ROE) dari Rusia menawarkan 200 sampel produk militer dan pertahanan Rusia di Aero India 2023 yang dilaksanakan pada 13-17 Februari di Stasiun Angkatan Udara Yelahanka di Bengaluru, India.

Dalam pameran udara tersebut, ROE juga akan menawarkan proyek bersama baru dengan India.

Rosoboronexport, bagian dari Rostec State Corporation, hadir di Aero India 2023 bersama United Aircraft Corporation (UAC) dan Almaz-Antey.

Produk-produk yang akan ditawarkan antara lain pesawat tempur multifungsi generasi kelima Su-57E, pesawat taktis ringan Checkmate, pesawat angkut militer IL-76MD-90A(E), pesawat tanker IL-78MK-90A, pesawat tempur super-manuver Su-35 dan Su-30SME, serta pesawat tempur garis depan multifungsi MiG-35D.

Direktur Jenderal Rosoboronexport Alexander A. Mikheev mengatakan, proyek kerja sama militer-teknis antara Rusia dan India merupakan contoh kemitraan industri yang berkelanjutan.

“Kerja sama militer-teknis antara Rusia dan India adalah contoh kemitraan industri dengan sejumlah proyek bersama yang telah selesai dan berkelanjutan untuk semua layanan angkatan bersenjata. Hari ini kami menawarkan poin kerja sama baru dalam pengembangan bersama dan produksi produk teknologi tinggi di tempat perusahaan India di bawah program Make in India nasional sesuai dengan semua persyaratan lokalisasi dan transfer teknologi,” ujar Mikheev dikutip dari siaran perusahaan.

Rosoboronexport juga akan menghadirkan helikopter utilitas ringan Ka-226T, yang produksinya disarankan untuk diluncurkan di bawah program Make in India.

Helikopter ini akan dibangun di lokasi Indo-Russian Helicopters Limited, yaitu perusahaan patungan antara Rusia dan India.

Helikopter Rusia lainnya yang akan ditampilkan di Aero India 2023 di antaranya adalah versi upgrade dari helikopter serang Ka-52E dan Mi-28NE serta helikopter angkut militer Mi-171Sh.

Helikopter-helikopter tersebut sangat diminati di pasar dunia dan di kawasan Asia-Pasifik saat ini, kata perusahaan.

Pengunjung pameran Rosoboronexport diundang untuk melihat kendaraan udara tak berawak (drone) Rusia, termasuk UAV pengintaian/serangan Orion-E, UAV pengintaian Orlan-10E, dan Orlan-30 yang baru diluncurkan pada 2022.

Di segmen pertahanan udara, Rosoboronexport memamerkan seluruh jajaran aset yang dapat beroperasi baik secara mandiri maupun sebagai bagian dari sistem pertahanan udara bereselon.

Pameran kolektif Rusia memamerkan sistem rudal pertahanan udara S-350E Vityaz, sistem Viking, Tor-M2KM, Tor-M2E SAM, dan sistem self-propelled anti-aircraft gun/missile (SPAAGM) Pantsir-S1.

Selain itu, perusahaan akan menawarkan sistem pertahanan udara portabel manusia Igla-S dan Verba.

Sistem antidrone buatan Rusia, termasuk Repellent, RLK-MCE, RB-504P-E dan RB-504A-E, juga akan dipamerkan.

Sebagai bagian dari program bisnis Aero India 2023, ROE berencana mengadakan pertemuan substantif dan negosiasi dengan perwakilan Kementerian Pertahanan dan badan keamanan lainnya di India dan negara lain di kawasan Asia-Pasifik.

Selain itu, perusahaan mengharapkan untuk bekerja secara luas dengan perusahaan milik negara dan swasta dari industri pertahanan India.

Tujuannya adalah untuk memperluas cakupan kemitraan industri antara Rusia dan India sesuai dengan persyaratan program unggulan India Make in India dan Self-Reliant India.

-JDN-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *