Rusia akan gunakan Marker UGV untuk memburu tank Leopard 2 dan Abrams di Ukraina

Marker UGVRussian Advanced Research

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sehari setelah Amerika Serikat dan Jerman memberikan lampu hijau untuk mengirimkan tank tempur utama (MBT) masing-masing ke Ukraina, Rusia menyebut tank-tank ini akan dihancurkan oleh robot tempur (combat UGV) milik Rusia.

Hal itu dikatkan Mantan Direktur Jenderal Roscosmos dan kepala kelompok penasihat militer khusus yang dikenal sebagai “Tsar’s Wolves”, yaitu Dmitry Rogozin.

Ia mengatakan kepada RIA Novosti bahwa versi kejutan dari Marker UGV akan dikerahkan di Ukraina pada bulan Februari 2023 untuk melenyapkan tank-tank yang dikirimkan NATO ke Ukraina.

Ditambahkan oleh Rogozin, robot tempur Marker akan dapat secara otomatis mengenali dan menyerang peralatan perang Ukraina, termasuk tank Leopard 2 dan Abrams, berkat katalog gambar yang terkomputerisasi, yang berarti Marker menggunakan perangkat AI (Kecerdasan Buatan).

Awal bulan ini, Rogozin menulis di saluran Telegramnya bahwa empat robot tempur akan melakukan “tembakan pembabtisan” di medan perang wilayah Donbas di Ukraina Timur.

Disana Marker UGV akan berfungsi secara mandiri untuk melakukan operasi tempur dan menemukan target hingga 9,3 mil jauhnya.

Kantor berita TASS juga menerbitkan berita pada 31 Januari 2023, bahwa empat platform Marker UGV sedang dikirim ke Donbass. Di sana mereka akan menjalani operasi uji coba di zona perang sesungguhnya.

Robot tempur Marker dirancang oleh Pusat Nasional Pengembangan Teknologi & Elemen Dasar Robotika bekerja sama dengan perusahaan Android Technics.

Prototipe robot tempur bak tank berukuran kecil ini telah diuji kemampuan dan kinerjanya pada 2019.

Dilaporkan, pengujian lanjutan dengan lebih banyak kombinasi persenjataan yang mematikan juga dilakukan.

-RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *