AD Turkiye akan terima dua Altay MBT pada Mei 2023, produksi massal dimuIai tahun 2025

Altay MBTBMC

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pada 9 Januari 2023, perusahaan pertahanan Turkiye BMC telah menyerahkan enam unit dari total 140 T-155 Firtina Next-G SPH (self-propelled howitzer) kepada Angkatan Darat Turkiye.

Upacara pengiriman enam Firtina Next-G yang dilangsungkan dari BMC Defense Arifiye Campus di Provinsi Sakarya barat laut, dihadiri langsung oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Di kesempatan yang sama, Presiden Erdoğan mengumumkan bahwa pada Mei 2023 sebanyak dua Altay MBT (Main Battle Tank) akan dikirim ke AD Turkiye dan produksi massal akan dimulai tahun 2025, seperti diberitakan koran Turkiye, Akit (9/1).

Direncanakan total 1.000 Altay MBT akan diproduksi oleh BMC, di mana proses manufakturnya akan dibagi menjadi dua batch.

Pengembangan proyek tank nasional Turkiye ini melibatkan banyak industri pertahanan lokal seperti BMC, Aselsan, Roketsan, Otokar, MKEK, dan Havelsan.

Namun, seperti halnya Firtina Next-G 155 SPH (yang berbasis Hanwa K9 Thunder SPH), proses produksi dan pengembangan Altay MBT juga melibatkan mitra asing dari Korea Selatan.

Altay MBT dirancang menggunakan teknologi dan komponen buatan Turkiye. Tank ini mengadopsi desain dan teknologi K2 Black Panther MBT buatan perusahaan Korea, Hyundai Rotem.

Untuk spesifikasinya, Altay MBT memiliki berat 66 ton, panjang 7,3 m, lebar 3,9 m dan tinggi 2,6 m. Tank diawaki empat kru terdiri komandan, penembak, pemuat munisi, dan pengemudi.

Sebagai senjata penggebuk utama, Altay MBT dibekali kanon smoothbore kaliber 120 mm, dan persenjataan sekundernya berupa RCWS dengan senapan mesin 12,7 mm atau 7,62 mm.

-RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *