Australia minat dan siap produksi HIMARS di negaranya

M142 HIMARS_us armyUS Army

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Menyusul keberhasilan penggunaan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) buatan AS di Ukraina melawan Rusia, Australia dilaporkan tertarik untuk mengakuisisinya dan siap memproduksi MLRS tersebut di negaranya.

Hal ini diungkapkan oleh perwakilan Lockheed Martin, yang mengatakan bahwa rencana untuk memproduksi Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi tersebut di Australia sedang dibahas, seperti diberitakan oleh The EurAsian Times (8/10).

Canberra sudah bernegosiasi dengan AS untuk mendapatkan sistem senjata mematikan M142 HIMARS, yang dapat meningkatkan kekuatan ofensif militernya.

Pada Mei 2022, AS telah mengumumkan bahwa mereka telah mengabulkan permintaan Australia untuk membeli 20 unit M142 HIMARS seharga sekitar 385 juta dolar AS atau setara 542 juta dolar Australia.

M142 HIMARS merupakan peluncur roket bergerak (mobile) yang didasarkan pada sasis truk M1140A1 6×6.

Bobotnya sekitar 16.240 kg, dapat dengan mudah diangkut oleh pesawat angkut militer seperti C-130 Hercules atau C-17 Globemaster lll.

M142 HIMARS memiliki satu pod tunggal dengan enam tabung peluncur yang dapat menembakkan berbagai jenis roket termasuk M26/M26A2Er Dual Purpose Improved Conventional Munitions (DPICM).

Lalu jenis roket M30 GMLRS DPICM, M31/M31A1/M31A2 GMLRS Unitary (GMLRS-U), M30A1/M30A2 GMLRS Alternative Warhead (GMLRS AW), XM404 /XM403 ER GMLRS RS Unitary, dan M28A1/M28A2 Low Cost Reduced Range Practice Rocket (LCRRPR).

Jarak tembak maksimum menggunakan roket standar berpemandu presisi hingga 70 km.

Sementara dengan MGM-140 Army Tactical Missile System (ATACMS) jangkauannya mencapai 300 km.

-RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *