Yunani akan menambah 6 Rafale lagi, total menjadi 24 unit

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Yunani akan menambah lagi enam unit Rafale dari Perancis sehingga total menjadi 24 unit.

Hal itu dikatakan Menteri Angkatan Bersenjata Perancis Florence Parly di akun media sosialnya pada hari Minggu.

“Berita bagus: Yunani baru saja mengumumkan niatnya untuk mengakuisisi 6 Rafale tambahan. Bersama-sama, kita bergerak maju untuk membangun otonomi Eropa yang sejati,” tulisnya.

Pernyataan Parly disampaikan tidak lama setelah Menteri Pertahanan Tunani Kyriakos Mitsotakis menyatakan akan memesan 24 Rafale di Thessaloniki International Fair pada hari Sabtu.

Sebelumnya, pada Januari lalu Athena telah memesan 18 Rafale senilai 3 miliar dolar AS.

Pesawat yang dipesan terdiri dari 12 unit F-3R bekas pakai Angkatan Udara Perancis dan enam unit F-3R pesawat baru yang akan diproduksi oleh Dassault Aviation.

Unit pesawat Rafale pertama telah diterima oleh Angkatan Udara Yunani pada 21 Juli 2021.

Pesawat tersebut ditempatkan di Skadron Segala Cuaca ke-332 “Falcon” yang sebelumnya mengoperasikan jet Mirage 2000 EGM/BGM.

Untuk enam unit tambahan ini belum disebutkan apakah pesawat baru atau bekas pakai AU Perancis.

Rafale merupakan jet tempur generasi 4++ bermesin ganda serta dilengkapi sayap canard.

Pesawat omnirole ini dapat melakukan supremasi udara, pencegatan, pengintaian udara, dukungan serangan darat, serangan mendalam, serangan antikapal, hingga misi pencegahan nuklir menggunakan rudal ASMP-A.

Selain oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara Perancis, pesawat ini telah diakuisisi oleh Mesir, Qatar, India, Yunani, dan rencananya juga Indonesia.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *