Fitur-fitur Checkmate mulai terkuak, dibuat dengan superkomputer

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Jet tempur bermesin tunggal, Sukhoi Checkmate, jadi perhatian utama para pecinta kedirgantaraan militer di pameran udara MAKS-2021 di Zhukovsky, luar kota Moskow pada 20-25 Juli 2021.

Sejak kain selubuh hitamnya masih menempel beberapa hari lalu, dugaan-dugaan akan bentuk pesawat ini pun menyeruak.

Pertama kali, selintas pesawat ini dianggap mirip F-35. Hal itu lantaran tampilan muka dari Checkmate yang masih tertutup kain hitam saat itu, memang identik dengan F-35. Bahkan, foto kedua pesawat pun dibandingkan untuk menunjukkan adanya “kemiripan”.

Akan tetapi, pada saat tampilan utuhnya mulai terlihat dari sisi samping sehari sebelum peluncuran, perbedaan-perbedaan dengan F-35 pun mulai tampak.

Yang paling menonjol adalah dalam hal desain air intakenya di mana Checkmate mengadopsi air intake model kantung menyudut di bawah dagu. Ada yang bilang mirip Boeing X-32 walaupun jelas tidak persis sama.

Bagian hidung Checkmate tampak meruncing dengan satu tonjolan komponen IRST (infrared search and track) di depan kanopi pesawat. Bisa jadi, pengaruh kamera wide angle agak mempengaruhi tampilannya saat itu.

checkmateTwitter

Checkmate dipresentasikan di hadapam Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin pada hari pembukaan MAKS-2021.

CEO Rostec State Corporation Sergei Chemezov dan Direktur Jenderal United Aircraft Building Corporation Yuri Slyusar mendampingi Putin dalam peluncuran pesawat tersebut.

Yuri Slyusar kepada Putin menjelaskan, Checkmate adalah pesawat tempur multifungsi generasi baru.

Pesawat dapat beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan tertentu, memiliki biaya operasi yang rendah, dan kemampuan tempur yang luas.

Checkmate memiliki jangkauan terbang hingga 3.000 km dan ketinggian terbang maksimum mencapai 16.500 m (54.000 kaki).

Muatan persenjataan mencapai 7,4 ton dan kecepatan maksimum berada di kisaran 1,8 – 2 Mach.

Putin and CheckmateYouTube/СЕГОДНЯ

Kepada Putin juga disampaikan, Rusia saat ini sedang mengembangkan sejumlah varian pesawat tempur baru berkursi ganda dan juga versi tak berawak.

Di bagian kokpit, Checkmate dilengkapi layar sentuh model panoramik.

Pesawat dilengkapi dengan radar aktif, sistem pengintaian optik-elektronik melingkar, sistem jamming elektronik, sistem penglihatan optik, sistem komunikasi jarak jauh, dan sistem informasi kokpit generasi kelima.

Mock-up atau prototipe?

Banyak yang masih penasaran, apakah Checkmate yang ditampilkan ini masih mock-up atau sudah bentuk prototipe. Namun, UAC sendiri belum memberikan jawaban akan hal ini.

UAC dalam rilisnya mengatakan, Checkmate adalah pesawat tempur ringan bermesin tunggal generasi kelima yang menggabungkan solusi dan teknologi inovatif, termasuk dukungan kecerdasan buatan untuk meringankan pekerjaan pilot.

Pesawat ini memiliki kinerja penerbangan yang tinggi dan tangkapan di radar musuh yang rendah.

Checkmatevia topwar

Proyek Checkmate dikerjakan dengan menggunakan teknologi superkomputer dalam pengerjaannya.

Sebelumnya, Dmitry Shugaev, Direktur Layanan Federal untuk Kerja Sama Teknik dan Militer menyatakan, Checkmate dibuat untuk pasar ekspor.

Meskipun demikian, ujarnya, tidak menutup kemungkinan bila Kementerian Pertahanan Rusia juga akan tertarik untuk mengakuisisinya.

Roni Sont

One Reply to “Fitur-fitur Checkmate mulai terkuak, dibuat dengan superkomputer”

  1. Kalau liat air-intake nya lebih mirip hypersonic missile dgn scramjet engine nya dibandingkan dgn fat ugly pelican jadi²an.Pepet terus spg rostec cari tau info max kapasitas weapon bay×supporting ammo nya dan apakah tersedia fitur ‘beast mode’ dikarenakan yg diparkir cantelan nya sangat minimalis.
    mudah²an secepatnya nih pespur dibikin konsorsium bersama dan terparkir di mesir,irak,iran,suriah,lebanon biar geng selonong boi kgk bisa pe-tantang/tenteng lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *