Mendapat bendera hitam tengkorak, tanda satuan terkotor di Kesatrian AAL

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Bermacam cara untuk memacu dan meningkatkan semangat menjaga kebersihan dilakukan di lingkungan Akademi Angkatan Laut (AAL).

Salah satunya adalah dengan menggelar Lomba Kebersihan Antar Satuan Kerja (Satker) dan Antar Batalyon Taruna AAL Periode Triwulan ll tahun 2021.

Sebagai ganjarannya, bendera hitam bergambar tengkorak akan diberikan kepada satker dan batalion terkotor.

Sebaliknya, satker dan batalion terbersih mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan.

Demikian dikatakan Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah pada penyerahan hadiah uang pembinaan dan Bendera Juara 1 hingga 3 serta Bendera Tengkorak kepada Kesatrian AAL, Bumimoro, Surabaya pada 16 Juli 2021.

Bendera hitam di AALPen AAL

Pada kesempatan tersebut, Panitia Lomba Kebersihan AAL mengumumkan Batalyon 1 Taruna berhasil menjadi Juara l disusul Juara ll Batalyon 2 Taruna. Untuk Juara lll diraih Batalyon 3 dan Batalyon lV dengan nilai terendah yang sekaligus mendapat Bendera Tengkorak.

Sementara untuk kategori Satuan Kerja, Juara l diraih Departemen Pelaut, Juara II Direktorat  Personel, Juara lll Akun, dan Juara IV Departemen Jasmani yang sekaligus mendapat Bendera Tengkorak.

Gubernur AAL seperti dikutip siarkan dalam rilis AAL berharap, dengan adanya Lomba Kebersihan Antar Satker dan Batalyon Taruna yang dilakukan setiap triwulan ini, dapat memacu semangat personel tiap Satker dan Batalyon Taruna untuk menjaga dan meningkatkan kebersihan, kerapian, dan keindahan satuannya masing-masing.

RNS