Intip senapan runduk bergaya bullpup: Stealth Recon Scout

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Stealth Recon Scout (SRS ) adalah senapan runduk bolt-action yang dikembangkan oleh perusahaan Desert Tech (sebelumnya Desert Tactical Arms) yang berbasis di Utah, Amerika Serikat.

Senapan yang mengadopsi model bullpup (magasen di belakang hand grip) ini diklaim 11 inci (280 mm) lebih pendek dari senapan sniper model konvensional pada umumnya.

Desain tersebut menjadikan kompak dan berefek pada pengurangan bobot, ditambah lagi dengan bingkai menggunakan bahan polimer.

SRS dibalur warna pilihan zaitun, cokelat, atau hitam.

Stealth Recon Scout_1Istimewa

Hebatnya, Desert Tech menawarkan SRS dengan beragam munisi seperti .338 Lapua Magnum berisi lima peluru di magasen, .300 Winchester 6 peluru, lalu .243 Winchester dan .308 Winchester berisi 7 peluru.

Panjang laras SRS bervariasi sesuai jenis peluru yang digunakan, 609,6 mm versi .243 Winchester, lalu 558,8 mm untuk 7,62×51mm, 660,4 mm untuk .300 Winchester Magnum, dan 660,4 mm dengan .338 Lapua Magnum.

Jarak tembak efektif SRS berada pada kisaran 1,2 hingga 1,5 km. Bila menggunakan munisi .338 Norma Magnum bisa menyasar lebih jauh lagi mencapai 1,7 km.

Layaknya senapan modern lainnya, SRS dilengkapi picatinny rail system untuk memasang beragam aksesoris seperti teleskop, bipod dan lainnya.

Stealth Recon ScoutIstimewa

Sejak diperkenalkan pada 2008, SRS telah diekspor ke enam negara, yaitu Georgia, Thailand, Arab Saudi, Lithuania, Ceko dan Ukraina.

Rangga Baswara Sawiyya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *