Begini tantangan Latihan Widya Yudha Taruna/Taruni Akademi Militer

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Menjadi Taruna/Taruni Akademi Militer (Akmil) adalah impian sejumlah generasi muda di negeri ini. Namun, untuk menjadi calon-calon Perwira TNI AD ini tentu tidaklah mudah perjuangannya.

Selain harus lulus seleksi masuk terlebih dahulu dan diterima menjadi Taruna/Taruni Akmil, saat menjalani pendidikannya pun perjuangan masih berat.

Selain fisik, mental pun harus kuat. Taruna/Taruni Akmil dididik agar menjadi pribadi-pribadi yang Tanggap, Tanggon, dan Trengginas.

Salah satu materi latihan fisik dan mental yang dijalani oleh Taruna/Taruni Akmil adalah Latihan Widya Yudha.

Latihan ini merupakan bagian dari program latihan berjenjang yang bertujuan untuk memberikan bekal kepada mereka dalam mengaplikasikan kemampuan teknik dan taktik bertempur tingkat regu, peleton, atau yang setingkat.

Selain itu, latihan ini juga sebagai sarana dan wahana untuk meningkatkan kemampuan, naluri tempur, serta kepemimpinan lapangan.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Candra Wijaya mengatakan, Latihan Widya Yudha bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan dan keterampilan Taruna Akademi Militer Tingkat I, II, dan III melalui aplikasi materi teknik dan taktik pertempuran.

Persiapan Latihan Widya YudhaPenhumas Akmil

Aplikasi materi teknik dan taktik pertempuran dilaksanakan dalam satuan setingkat regu, peleton, atau yang setingkat sesuai dengan kecabangannya masing-masing dalam hubungan kompi dan batalion yang merupakan rangkuman dari keseluruhan materi latihan selama kurun waktu sebelumnya.

Latihan Widya Yudha Taruna/Taruni Akmil Tingkat I, II, dan III tahun 2020/2021 diikuti oleh 1.083 Taruna/Taruni dan dipimpin oleh Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil Brigjen TNI Windiyatno.

Hari pertama latihan pada 16 Juni lalu, Taruna/Taruni Akmil melaksanakan materi Gerak Maju (Germa) di  Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Persiapan Latihan Widya Yudha Akmil 2021Penhumas Akmil

Lebih spesifik lagi, Gerak Maju Untuk Kontak (GMUK) diawali dengan pergerakan pasukan dari Daerah Persiapan (DP) menuju Basis Operasi Depan (BOD).

Komandan Resimen Korps Taruna (Danmenkorptar) Sermadatar Rafi Naufal A seperti dikutip dari Penhumas Akmil mengatakan, GMUK bertujuan untuk meningkatkan dan menguji kemampuan para Taruna/Taruni Akmil dalam mengatasi gangguan dan rintangan dari musuh.

“Musuh yang berusaha mengganggu, di mana pun dan kapan pun di tugaskan, tidak menutup kemungkinan mereka berada di hutan atau di daerah perkotaan,” ujarnya.

Widya Yudha Akmil 2021Penhumas Akmil

Sermatutar Virly Luthfita Andini yang menjabat sebagai Kepala Sekretariat (Kaset) Resimen Korps Taruna (Menkorpstar) menambahkan, sikap pantang menyerah menghadapi berbagai macam rintangan medan terjal tidak menjadi halangan bagi Taruna/Taruni Akmil.

“Inilah bukti bahwa NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi oleh siapa pun, demi keutuhan dan kedaulatan bangsa dan Negara Republik Indonesia, Taruna/Taruni Akmil siap menempa diri, jiwa dan raga,” ujarnya dengan mantap.

Widya Yudha Akmil_2021_2Penhumas Akmil

Latihan Widya Yudha berlangsung selama satu minggu dan akan berakhir pada Senin, 21 Juni 2021.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *