Pengembangan rudal ICBM generasi baru Rusia akan dimulai tahun 2023

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Tak pernah berhenti untuk terus mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM), Rusia kini sudah siap dengan rencana pengembangan ICBM generasi terbaru yang diberi nama Kedr.

Rudal ini akan menggunakan bahan bakar padat dan diharapkan mulai tahun 2030 sudah bisa menjadi penerus rudal ICBM RS-24 Yars atau yang dikenal dengan Topol-MR.

Menurut sumber yang dikutip TASS, pengembangan rudal ICBM Kedr akan dimulai pada 2023-2024.

Dijelaskan, penelitian mengenai program ini akan dilaksanakan hingga tahun 2027.

Sama seperti rudal terdahulu, Kedr juga akan dimodifikasi sehingga dapat digunakan menggunakan kendaraan pengusung maupun berbasis silo.

Meski demikian, belum banyak informasi mengenai Kedr yang muncul ke permukaan.

“Jika berlanjut ke tahap eksperimen dan desain, kami akan dapat berbicara secara substansi. Sejauh ini masih dalam tahap R&D yang dalam,” kata sumber berita.

Saat ini, pasukan rudal strategis Rusia dipersenjatai dengan rudal balistik antarbenua Topol, Topol-M, dan Yars.

Kapal selam strategis nuklir proyek 955 dan 955A juga dipersenjatai dengan rudal strategis Bulava.

Selain itu pasukan Rusia secara bertahap mengadopsi rudal hipersonik Avangard.

Pada Desember 2020, Wakil Menteri Pertahanan Alexei Krivoruchko mengungkapkan, rudal ICBM kelas berat RS-28 Sarmat akan memasuki uji coba penerbangan.

Rhandy Foxbat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *