Insiden Mesin PW4000 pada 777 yang menambah cobaan berat bagi Boeing

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Seperti tak habis-habisnya, cobaan berat terus mendera raksasa industri pesawat terbang Amerika Serikat, Boeing. Walau mesin yang digunakan Boeing 777-222 maskapai United Airlines yang terbakar parah di udara itu adalah buatan Pratt & Whitney, dampak dari insiden ini seluruh pesawat 777 dengan mesin Pratt & Whitney PW4000 dihentikan sementara operasionalnya. Administrasi Penerbangan Federal (FAA) memerintahkan Boeing untuk meningkatkan interval pemeriksaan mesin jenis ini.

Insiden terjadi pada hari Sabtu siang, 20 Februari 2021, sekira pukul satu di atas wilayah Broomfield, dekat Denver, Colorado. Mesin kanan pada pesawat 777 United Airlines Flight UA328 meledak di udara beberapa menit setelah pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Denver (DIA) menuju Honolulu. Puing-puing mesin sontak berjatuhan di atas kawasan ladang dan perumahan Broomfield.

Pesawat United Airlines Flight 328 adalah jenis Boeing 777-222 tahun pembuatan 1995. Pesawat dengan nomor registrasi N772UA itu adalah pesawat berkapasitas 400 kursi.

Penerbangan dari DIA ke Bandara Internasional Daniel K. Inouye (HNL) di Honolulu, dilaksanakan pada pukul 13:04. Penerbangan UA328 mengangkut 229 penumpang dan 10 awak pesawat.

Hanya beberapa menit mengudara, mesin kanan pesawat tiba-tiba meledak. Mengetahui sesuatu hal kritis telah terjadi pada pesawatnya, pilot kemudian mengambil keputusan untuk kembali ke DIA dan meminta pendaratan darurat.

Pilot menerbangkan pesawat dengan terbang berputar ke selatan dan timur dan sukses melakukan pendaratan darurat di DIA pada pukul 13:29 waktu setempat. Salah seorang penumpang di kabin pesawat, merekam video detik-detik mencengangkan terbakarnya mesin di sayap kanan pesawat itu menggunakan telepon seluler yang kemudian dapat kita lihat videonya di jaringan dunia maya.

Puing menghujani Broomfield

Ketika mesin meledak, potongan-potongan puing jatuh di atas area seluas empat mil persegi di Broomfield, yaitu di sekitar Commons Park dan lingkungan Red Leaf dan Northmoor Estates.

Bagian terbesar dari penutup mesin itu, jatuh tepat di halaman depan sebuah rumah di Elmwood Street dekat East 13th Avenue. Potongan-potongan lain dengan berbagai ukuran mendarat di tempat lain dan di jalanan. Satu puing membuat lubang di sebuah atap rumah.

Pengunjung Commons Park termasuk anak-anak yang sedang berlatih main bola di Broomfield Soccer Club dilaporkan segera mencari tempat perlindungan setelah tahu ada benda-benda jatuh dari udara. Beruntung, tidak seorang pun yang ada di tempat itu yang terluka.

Penutup rumah mesinBroomfield Police Department

Media-media di AS memberitakan, Departemen Kepolisian Broomfield (BPD) mendapat panggilan darurat bertubi-tubi melalui saluran 911. Polisi segera meluncur ke tempat kejadian perkara dan mengamankan seluruh barang pecahan mesin itu untuk kepentingan investigasi.

BPD juga meminta warga untuk tidak menyentuh atau memindahkan puing-puing yang mereka temukan dan membiarkan apa adanya.

Pernyataan Boeing

Atas insiden yang terjadi pada Flight UA328 Boeing 777 registrasi N772UA, Boeing pada hari Minggu telah menyerukan penghentian sementara seluruh armada jet badan lebar Boeing 777 yang dilengkapi dengan mesin Pratt & Whitney PW4000-112, yaitu sebanyak 128 unit jet ini. Penghentian sementara penerbangan pesawat ini dilaksanakan hingga FAA menentukan prosedur terbaik untuk penanganannya.

Pernyataan tersebut dikeluarkan Boeing sehari setelah Boeing 777-222 yang dioperasikan oleh United Airlines mengalami kerusakan mesin yang parah dalam penerbangan dari Denver, Colorado menuju Honolulu.

Beberapa jam sebelum itu, FAA mengatakan pihaknya membutuhkan “inspeksi lebih lanjut dengan segera” dari seluruh pesawat badan lebar yang dilengkapi keluarga mesin Pratt & Whitney PW4000. Untuk diketahui, mesin ini hanya digunakan oleh armada 777. Sementara bagian besar Boeing 777 lainnya dilengkapi dengan mesin buatan GE Aviation.

Saat ini Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) sedang memimpin investigasi atas kerusakan mesin yang parah tersebut.

“Invesitgasi oleh NTSB sedang berlangsung, kami merekomendasikan penangguhan operasi dari 69 dalam layanan dan 59 dalam penyimpanan 777 yang ditenagai oleh mesin Pratt & Whitney 4000-112 hingga FAA mengidentifikasi protokol inspeksi yang sesuai,” kata Boeing dalam pernyataan yang diunggah di lamannya.

Sementara itu produsen mesin Pratt & Whitney mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, perusahaan telah mengirimkan tim untuk bekerja dengan penyelidik dan secara aktif berkoordinasi dengan operator dan regulator untuk mendukung interval pemeriksaan yang direvisi mesin Pratt & Whitney PW4000 yang menggerakkan pesawat Boeing 777.

UA328-flight-path

Ruter penerbangan N772UA Flight UA328 hasil pemantauan FlightRadar24.

Di tempat terpisah, otoritas keselamatan penerbangan Jepang yang menjadi mitra FAA, juga telah mengambil tindakan untuk melarang maskapai menerbangkan pesawat 777 yang dilengkapi dengan mesin tersebut. Di Jepang, terdapat 32 unit jet dari jenis ini yang dioperasikan oleh All Nippon Airways (ANA) dan Japan Airlines (JAL).

Langkah Jepang kemudian dituruti oleh maskapai Asiana Airlines. Namun Korean Air kemarin masih menunggu arahan lebih lanjut dari otoritas penerbangan sipil Korea.

Sementara itu, seperti diberitakan New York Times, Administrator FAA Steve Dickson menyatakan, pihaknya meninjau semua data keamanan yang tersedia pasca insiden pada hari Sabtu.

“Berdasarkan informasi awal, kami menyimpulkan bahwa interval pemeriksaan harus ditingkatkan untuk bilah kipas berlubang yang unik untuk model mesin ini,” kata Dickson.

FAA, lanjut Dickson, bekerja dengan rekan-rekannya di seluruh dunia dan mengatakan para ahli keamanannya bertemu sampai larut malam dengan Pratt & Whitney dan Boeing untuk membahas inspeksi yang diperlukan. Pratt & Whitney, merupakan divisi dari raksasa kedirgantaraan dan militer Raytheon Technologies yang membuat mesin jet dan helikopter.

Identifikasi hasil penyelidikan sementara

NTSB pada hari Minggu menyatakan, dari hasil pengamatan langsung di lapangan, diperoleh fakta bahwa dua bilah kipas di mesin Pratt & Whitney PW4000 pesawat telah retak. Sementara penutup mesin telah terlepas dari mesinnya. Penyidik saat ini sedang melanjutkan pemeriksaan mesin dan pesawat serta foto dan video yang diambil oleh penumpang. Demikian juga dengan perekam suara di kokpit (CVR) dan perekam data penerbangan (FDR) telah dibawa ke Washington untuk dianalisis.

Sementara maskapai United Airlines mengatakan, keselamatan seluruh penerbangan tetap menjadi prioritas perusahaan. Selain dua lusin pesawat yang akan di-grounded, United menyebut masih memiliki 28 Boeing 777 lagi dengan mesin yang sama dalam kondisi sedang disimpan di tempat penyimpanan pesawat.

Bagi Boeing, insiden Flight UA328 yang terjadi pada hari Sabtu, merupakan pukulan baru menyusul dua krisis besar baru-baru ini, yaitu larangan penerbangan global selama 18 bulan yang telah dijalanai 737 MAX akibat terjadinya dua kecelakaan fatal serta terhentinya hampir seluruh penerbangan dunia akibat pandemi COVID-19.

November tahun lalu, FAA baru mencabut larangan terbang pada serial 737 MAX yang dalam hal ini masih dalam pemantauan.

Boeing 777 merupakan pesawat lorong ganda untuk mendukung maskapai dalam penerbangan jarak jauh. United Airlines mengoperasikan pesawat ini sebagai launch customer di tahun 1995. Hingga saat ini, Boeing telah mengirimkan lebih dari 1.600 jet badan lebar Boeing 777.

Catatan menyebut, di seluruh dunia saat ini ada sekitar 200 perusahaan yang mengoperasikan pesawat ini termasuk untuk angkutan barang. Terdapat 174 unit dari 1.600 jet Boeing 777 yang dilengkapi dengan mesin buatan Pratt & Whitney. Unit yang terakhir dikirim oleh Boeing, adalah ke maskapai Asiana Airlines pada 2013.

777-200 UA328_Hayden SmithHayden Smith

Pesawat Boeing 777-200 United Airlines Flight UA328 dengan mesin kanan yang terbakar.

Sementara lainnya, lebih dari 1.250 unit jet Boeing 777 dilengkapi dengan mesin yang dibuat oleh GE Aviation. Sisa lainnya menggunakan mesin buatan Rolls-Royce.

Sekilas mesin PW4000

Mesin Pratt & Whitney PW4000 merupakan keluarga dari mesin pesawat turbofan high-bypass yang diproduksi oleh Pratt & Whitney sebagai penerus JT9D. Mesin ini pertama kali diuji pada April 1984 dan mendapat sertifikasi dari FAA pada Juli 1986. Mesin mulai digunakan pada Juni 1987. Dengan daya dorong mulai dari 222 hingga 441 kN, mesin ini digunakan pada banyak pesawat berbadan lebar.

Dalam 30 tahun antara 1987 dan 2017, lebih dari 2.500 unit mesin telah dikirim kepada para pelanggan dan mengakumulasikan lebih dari 135 juta jam terbang.

Mesin PW4000 dilengkapi Full Authority Digital Engine Control (FADEC) untuk penghematan bahan bakar dan keandalan yang lebih baik.

Insiden mesin pada 777 sebelumnya

Menurut catatan yang dipublikasikan, insiden ini bukan pertama kalinya pesawat Boeing 777 mengalami kerusakan mesin. Pada Februari 2018, penutup mesin terbuka selama penerbangan United Airlines dari California ke Hawaii.

Apa yang sedang dialami Boeing dalam beberapa tahun terakhir, tentunya memang dirasakan cukup berat oleh perusahaan tersebut.

Satu per satu, Boeing harus dapat mengembalikan lagi tingkat kepercayaan yang penuh dari para pelanggan dan penumpang atas keselamatan pesawatnya di seluruh dunia.

Merupakan pekerjaan yang berat namun harus dilakukan. Dan, apabila semua terlewati, Boeing akan lepas dari masa suram ini untuk kembali menatap masa depan yang lebih cerah.

Dunia membutuhkan kerja sama semua pihak, antara pabrikan pesawat, produsen mesin, operator, regulator, dan seluruh pengguna transportasi udara.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *