Instruktur Rusia latih prajurit Tajikistan gunakan peluncur granat AGS-17

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Para pelatih militer Rusia dari Pangkalan Militer ke-201 memberikan pelatihan cara menembak sasaran menggunakan sistem peluncur granat otomatis AGS-17 Plamya kepada para prajurit muda militer Republik Tajikistan.

Latihan penembakan dilaksanakan di Lyaur Firing Range.

Sebelum penembakan dilaksanakan kursus teori berupa pelajaran di kelas.

Para prajurit Tajikistan diperkenalkan pada desain AGS (Avtomatischeskyi Granatmyot Stankovyi) -17, kapabilitas senjata ini, serta pengetahuan mengenai keselamatan dalam penggunaannya.

Sementara pada saat penembakan, para prajurit diberikan target-target yang bergerak di lipatan wilayah pegunungan di Lyaur Firing Range.

Fitur khusus dari penembakan tempur ini adalah mencapai target-target yang terletak di tempat perlindungan dan di seberang lereng pegunungan.

AGS-17 merupakan peluncur granat otomatis era Soviet. Senjata ini dirancang pada akhir 1960-an berkaca pada penggunaan peluncur granat otomatis Amerika Serikat di Vietnam.

Senjata ini dinilai efektif untuk melawan kelompok infanteri Tiongkok seperti yang dialami dalam konflik perbatasan Tiongkok-Soviet sebelumnya.

AGS-17 diberi nama Plamya yang berarti api dalam bahasa Rusia.

Peluncur granat ini menembakkan granat 30x28mm dari 30 sabuk bundar. Kecepatan tembakan siklik AGS-17 sebanyak 350 sampai 400 putaran per menit dengan jarak tembak maksimum 1,7 km.

Pelatihan menembak menggunakan AK-74 dan mengendarai BTR-80

Seperti diberitakan Kementerian Pertahanan Rusia, selain penggunaan peluncur granat, para prajurit Tajikistan juga dilatih dalam penembakan menggunakan senapan serbu AK-74 di dada dan terhadap target di berbagai ketinggian.

Di medan tankodrome, para pengemudi pengangkut personel lapis baja BTR-80 dilatih mengendarai kendaraan, mengatasi lintasan sepanjang lima kilometer dengan rintangan alami dan buatan.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *