Bantu penanggulangan gempa Majene, TNI AU kerahkan B737 dan C-130 ke Sulawesi Barat

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Merespons terjadinya gempa bumi skala besar di Majene, Sulawesi Barat yang terjadi pada Jumat dini hari (15/1), TNI AU mengerahkan pesawat Boeing 737-200 Intai Strategis dari Skadron Udara 5 dan C-130 Hercules dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan kepada media, pengerahan pesawat dilaksanakan berdasarkan instruksi langsi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kepada Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Pengerangan pesawat bertujuan untuk memastikan situasi dan kondisi daerah yang terdampak bencana alam dan mengalami kerusakan dari udara.

Pesawat tersebut dikerahkan untuk membawa bantuan.

Selain B737-200 dan C-130 dari Lanud Sultan Hasanuddin, TNI AU juga menyiagakan pesawat CN295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma.

Kemudian, helikopter NAS-332 dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja juga dikerhakan untuk melaksanakan dukungan Pencarian dan Pertolongan (SAR), evakuasi, dan bantuan logistik. Helikopter tersebut sedang melaksanakan standby SAR di Lanud Sultan Hasanuddin.

Indan mengatakan, pengerahan pesawat dan helikopter TNI AU merupakan wujud dari kehadiran negara kepada masyarakat yang tertimpa musibah bencana.

Hal tersebut juga merupakan pelaksanaan tugas TNI di Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang salah satunya penanggulangan bencana alam.

Dari Lanud Halim Perdanakusuma, pada Jumat pagi TNI telah mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1314 menuju Mamuju.

C-130 Hercules A-1321TNI AU

Kadispenau menjelaskan, ikut dalam penerbangan pesawat tersebut adalah Kepala BNPB Letjet TNI Doni Monardo dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus serta sejumlah pejabat dari Basarnas.

Kemudian C-130 Hercules A-1321 melaksanan persiapan di Lanud Halim Perdanakusuma untuk membawa logistik dari BNPB, Kemensos, dan bantuan dari Panglima TNI.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *