“Terciduk” gambar peluncuran rudal antarbenua DF-5

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Akun mikroblog resmi dari Komando Teater Pusat china merilis sebuah video berjudul “Brigade Pertama Dongfeng pada tahun 2020”. Video berdurasi 2 menit 36 detik itu diunggah pada 28 Desember.

Video menampilkan sejumlah besar gambar seri rudal Dongfeng (Angin Timur). Namun yang paling mencolok adalah gambar peluncuran rudal balistik antarbenua Dongfeng-5 (DF-5).

Video itu tidak menyebutkan sebutan khusus brigade. Tetapi, karena judulnya berisi “Brigade Dongfeng Pertama”, maka diyakini bahwa yang dimaksud adalah eks Brigade 801 Angkatan Roket China (sebutan baru setelah reformasi militer tidak diketahui).

Koran Tentara Pembebasan Rakyat China seperti ditulis China Arms menyebut, “Brigade Dongfeng pertama yang bersandar di langit”.

Sejak saat itu julukan “Brigade Dongfeng Pertama” digunakan.

Dilaporkan, brigade tersebut sebagian besar memang dilengkapi dengan rudal balistik antarbenua DF-5. Rudal ini dikembangkan tahun 1960-an dan merupakan salah satu senjata terlama di militer China.

DF-5 memiliki muatan yang lebih besar

Kelebihan DF-5 dibandingkan ICBM China terbaru, adalah muatannya yang besar.

Model rudal berdesain kuno berbobot 180-200 ton. Rudal dengan panjang 32,6 meter dan diameter 3,35 m itu mampu menjangkau jarak 12.000-15.000 km.

Sementara pada pengembangan rudal yang lebih modern, yaitu DF-31 dan DF-41, bobotnya dikompres menjadi 40 hingga 60 ton saja. Kedua rudal terbaru ini memiliki manuver yang lebih lincah.

Dengan memuat tonase lebih banyak, artinya muatan pun lebih tinggi. Dan untuk rudal ICBM, itu berarti hasil ledakan hulu ledak nuklir pun lebih besar.

Peluncuran DF-5Istimewa

Peluncuran rudal ICBM, DF-5.

Diketahui, DF-5 dapat membawa hulu ledak nuklir dengan hasil ledakan setara dengan 4 juta ton TNT.

Sedangkan DF-31 dan DF-41 hanya membawa hulu ledak nuklir dengan hasil ledakan setara 1 juta ton TNT saja.

Dari sisi ukuran, DF-31 pun lebih pendek yaitu hanya 13 m dan diameter 2 m. Jarak jangkaunya mencapai 8.000-11.000 km.

Sementara DF-41 berukuran panjang 21 m dan diameter 2,5 m. Jarak jangkau mencapai 14.000-15.000 km.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *