Januari 2021, AU India akan menerima tambahan tiga jet tempur Rafale

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara India (IAF) dijadwalkan menerima tambahan tiga jet tempur Rafale buatan Dassault, Perancis pada Januari 2021. Kumpulan Rafale ini akan menjadi pengiriman ketiga kepada India yang memesan 36 unit jet tempur omnirole bersayap delta ini.

Seperti pengiriman gelombang kedua, ketiga jet Rafale yang akan dikirim akan melaksanakan penerbangan non-stop dengan dukungan pesawat tanker.

Dengan menerima tambahan tiga unit, maka IAF akan mengoperasikan 11 Rafale.

India memesan 36 jet tempur Rafale baru kepada Perancis melalui kontrak yang ditandatangani pada 2016 senilai 8,7 miliar dolar AS.

Pada pengiriman pertama, India menerima lima unit Rafale tanggal 29 Juli 2020 di Pangkalan Udara Ambala. Kelima pesawat terbang dari Perancis dengan persinggahan di Pangkalan Udara Al Dhafra, Uni Emirat Arab.

Kemudian pada pengiriman kedua, 3 November 2020, India menerima tiga unit Rafale di Pangkalan Udara Jamnagar di Gujarat. Tiga unit Rafale  diterbangkan langsung dari Istres di Perancis ke Jamnagar di India.

Penerbangan langsung tersebut memakan waktu lebih dari delapan jam dengan didampingi oleh tiga pesawat tanker untuk pengisian bahan bakar di udara.

Baca Juga: Lima Rafale India melakukan latihan penerbangan malam di pegunungan

Pengiriman ketiga rencananya akan kembali diterima di Pangkalan Udara Jamnagar.

Skadron pertama Rafale IAF “Golden Arrow”

Seluruh pesawat yang diterima akan masuk dalam naungan Skadron 17 “Golden Arrow” di Stasiun Angkatan Udara Ambala. Skadron pertama Rafale milik IAF ini akan dijadwalkan siap sepenuhnya pada akhir 2021.

Sementara skadron Rafale kedua akan dibangun di Hasimara, Benggala Barat dan dijadwalkan siap operasional penuh pada 2023.

India membagi 36 unit Rafale ke dalam dua skadron tempur, masing-masing berjumlah 18 unit.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *