Pembom H-6K dan Tu-95MS patroli bersama, Korea luncurkan jet tempur

H-6KH-6K/Wikimedia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Dua pesawat pembom strategis dari China dan Rusia pada hari Selasa melaksanakan patroli di Laut Jepang dan Laut China Timur. Tak berapa lama Korea Selatan meluncurkan jet-jet tempur F-15K dan F-16-nya ke udara untuk mengawasi penerbangan itu.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, dalam patroli bersama itu China mengerahkan pembom H-6K (versi lisensi Tu-16 Uni Soviet di China), sementara Rusia mengerahkan pembom Tu-95MS. Penerbangan patroli dikawal oleh armada Su-35S.

“Sebuah kelompok udara yang terdiri dari dua pembom strategis Tu-95MS dari Angkatan Kedirgantaraan Rusia dan empat pembom strategis Hun-6K dari Angkatan Udara PLA melakukan patroli udara di atas perairan Laut Jepang dan China Timur,” bunyi pernyataan tersebut.

Tidak lama setelah keenam pembom melaksanakan penerbangan patroli, diketahui Korea Selatan meluncurkan kelompok jet tempurnya ke udara untuk menjaga agar pesawat-pesawat pembom China dan Rusia tidak memasuka Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ).

Tu-95MSTASS

Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan, tidak terjadi pelanggaran dalam penerbangan itu. Masing-masing pihak menaati hukum udara internasional.

“Selama pemenuhan misi, pesawat kedua negara bertindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum internasional. Pelanggaran wilayah udara negara asing tidak diizinkan,” jelasnya.

F-15K Slam EagleBoeing.

F-15K Slam Eagle.

Rusia mengumumkan, penerbangan patroli yang dilaksanakan bersama China merupakan kegiatan patroli gabungan pesawat udara jarak jauh kedua negara di kawasan Asia Pasifik. Patroli gabungan sebelumnya telah dilaksanakan pada 23 Juli 2019.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *