F/A-18F Super Hornet RAAF tergelincir, kedua pilot eject dan selamat

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebuah pesawat tempur F/A-18F Super Hornet milik Angkatan Udara Australia (RAAF) tergelincir di RAAF Base Amberley, luar kota Brisbane pada Selasa, 8 Desember 2020. Kedua pilot melakukan eject dari pesawat dan selamat.

ABC melaporkan, dari tayangan video terlihat jet tempur seharga 75 juta dolar AS itu membatalkan proses lepas landas dan pesawat tergelincir ke luar landasan.

Departemen Pertahanan Australia telah mengonfirmasi terjadinya insiden tersebut. Seluruh kru pesawat selamat dan tidak ada korban jiwa dari pihak yang lain.

Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan Super Hornet itu telah mengalami kerusakan pada badan pesawat bagian kanan depan.

Analisis foto menunjukkan, roda depan pesawat masuk ke saluran pembuangan dan hidung pesawat tampak menyentuh landasan

Penyebab insiden belum bisa diketahui saat ini dan langsung dilakukan penyelidikan.

Pesawat yang mengalami insiden di hari Selasa ini baru berumur kuran dari satu dekade.

Australia memiliki 24 Boeing F/A-18F Super Hornet. Pesawat-pesawat ini ditempatkan di RAAF Base Amberley, 20 km sebelah barat Brisbane.

Super Hornet RAAF mulai dioperasikan sejak Desember 2012 dan telah berpartisipasi dalam berbagai latihan dan operasi termasuk Operasi OKRA di Timur Tengah.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *