Boeing 777-200 milik JAL alami kerusakan mesin di udara

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebuah pesawat Boeing 777-200 milik JAL (Japan Airlines) mengalami kerusakan mesin di udara. Pesawat mengalami insiden setelah 20 menit lepas landas dari Bandara Naha (OKA) di Okinawa, Jepang.

Saat itu pesawat dengan nomor penerbangan JL 904 dengan tujuan Tokyo itu sudah terbang pada ketinggian 14.000 kaki. JACDEC di akun twitternya menyatakan, pesawat mengudara pada pukul 11.45 waktu setempat dan kirakira sudah berada sejauh 75 km dari Okinawa.

Pilot memutuskan untuk kembali ke Naha  dan mendarat dengan selamat 30 menit kemudian.

Pesawat telah dioperasikan selama 23 tahun

Boeing 777-200 dengan registrasi JA8978 ini telah dioperasikan oleh JAL selama 23 tahun. Mesin Pratt & Whitney PW4000 di sayap sebelah kiri mengalami kerusakan.

Baca Juga: Manisnya Tampilan A350 XWB Pesanan Japan Airlines

Rusaknya bagian penutup mesin yang ada sayap sebelah kiri pesawat diketahui oleh penumpang setelah terjadi sebuah ledakan.

Tidak lama setelah itu pilot memberikan pengumuman agar seluruh penumpang tetap tenang dan pesawat akan kembali ke Bandara Naha.

Penerbangan dengan mesin kiri yang rusak itu sempat direkam oleh penumpang dan videonya telah tersebar di internet.

178 penumpang dan 11 awak pesawat selamat

JAL mengumumkan, sebanyak 178 penumpang dan 11 awak pesawat dalam insiden itu tidak ada yang terluka. Semuanya selamat.

JAL 777-200JACDEC

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang menganggap peristiwa ini sebagai “Insiden Serius” yang bisa berujung pada kecelakaan besar.

Beruntung pilot bisa mengambil keputusan yang tepat dan berhasil mendaratkan pesawat dengan baik.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *