Mengenang Mikoyan-Gurevich Ye-8, meledak di udara

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Awal tahun 1960-an, Biro Desain Mikoyan-Gurevich dari Uni Soviet membangun prototipe jet tempur baru calon penerus MiG-21.

Prototipe pesawat MiG tersebut dinamai Ye-8.

Dua prototipe terbang berhasil dibuat. Kedua pesawat masing-masing diberi nomor registrasi 81 dan 82.

Desain Ye-8 terlihat modern pada masanya. Pesawat telah mengadopsi sayap canard dan lubang masukan udara di bawah perut.

Pada sebuah pererbangan uji coba tanggal 11 September 1962, Ye-8 yang dibekali mesin Tumansky R-21F-300 berhasil melesat hingga kecepatan Mach 2,15.

Namun naas, pesawat meledak di udara.

Pilot uji kawakan Georgy Konstantinovich Mosolov berhasil keluar dari pesawat menggunakan kursi lontar pada kecepatan Mach 1,78.

Ia terluka parah karena terkena serpihan puing-puing kompresor mesin.

Proyek Ye-8 pun akhirnya dihentikan.

Meski demikian, beberapa teknologinya kemudian diterapkan pada MiG-23, termasuk rudal R-23 dan radar baru Sapfir-23.

Rangga Baswara Sawiyya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *