Brasil modernisasi pesawat latih T-27M Tucano yang telah digunakan sejak 1980-an

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Peringatan Hari Penerbang dan Hari Angkatan Udara Brasil (FAB) di Lagoa Santa Aeronautical Material Park (PAMA LS), di Minas Gerais, Brasil pada 23 Oktober 2020 tidak hanya digunakan untuk memperlihatkan pertama kali F-39E Gripen kepada publik Brasil, melainkan juga menjadi momen penerbangan pertama bagi Embraer EMB-312 (T-27M) Tucano yang telah dimodernisasi.

Penerbangan pesawat T27M dengan registrasi FAB 1446 ini dilakukan oleh pilot uji Kolonel Aviator Marcelo Zampier Bussmann selama 2 jam 5 menit. Selain pilot uji, ia juga adalah Direktur Institut Penelitian dan Uji Penerbangan (IPEV). Pilot didampingi oleh Letnan Matheus Pacheco Guanabara Santiago sebagai insinyur penguji.

Mengutip pemberitaan Cavok, hal-hal yang diuji dalam penerbangan tersebut antara lain adalah sistem kelistrikan, fungsi sistem darurat, sistem anemometri, dan lainnya.

Modernisasi T-27M yang dilakukan oleh Embraer ini, bertujuan untuk meningkatkan pelatihan pilot masa depan FAB di Akademi Angkatan Udara (AFA). Selain itu, adalah untuk mengganti komponen-komponen pesawat yang telah usang.

Secara umum, kata Santiago, sistem yang ditanamkan di pesawat sangat kokoh dan modern. Hal ini akan memungkinkan para kadet penerbang memiliki bekal dengan platform terkini yang dapat menjembatani mereka untuk menerbangkan pesawat modern milik FAB seperti pesawat F-39 Gripen maupun tanker KC-390 Milenium.

Sebanyak 118 T-27M dibeli oleh pemerintah Brasil untuk FAB pada awal 1980-an. Pada 1983, kelompok pertama pesawat ini dikirimkan ke “Smoke Squadron” untuk digunakan sebagai tim aerobatik.

Tahun 1990-an FAB mendapatkan tambahan 50 pesawat, sehingga total T-27M yang dimiliki menjadi 168 unit.

T-27M digunakan sebagai pesawat latih lanjut di AFA di mana para taruna yang telah menyelesaikan pendidikan terbang selama 75 jam terbang menggunakan pesawat latih dasar, akan terbang di T-27M sebanyak 125 jam terbang.

Pelatihan yang dilaksanakan di T-27M oleh para kadet adalah aerobatik, terbang manuver presisi, terbang instrumen, fly-past, dan lainnya. Para kadet menempuh pendidikan di AFA selama total empat tahun.

Selain digunakan oleh Brasil, EMB-312 Tucano digunakan di 18 negara dengan jumlah produksi mencapai lebih dari 620 unit.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *