30 pesawat “composite strike” dari Koopsau II hancurkan target di Lumajang

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebanyak 30 pesawat tempur “Composite Strike” dari jajaran Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau) II berhasil menghancurkan target-target penembakan di Air Weapone Range (AWR) Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur pada Selasa, 29 September 2020.

Pelaksanaan pengeboman Operasi Udara Serangan Strategis ini merupakan puncak dari Latihan Puncak Koopsau II bersandi “Sikatan Daya 2020”.

Dalam siaran langsung yang dipancarkan oleh Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) melalui kanal-kanal media sosialnya, terlihat pesawat-pesawat tempur dari Koopsau II melaksanakan pengeboman setelah mendapatkan data-data intelijen dari pesawat B737 2X9 Intai Strategis.

Pesawat dari Skadron Udara 5 dengan call sign “Camar Flight” ini terbang pada ketinggian 15.000 kaki di atas permukaan laut sekaligus memancarkan siarang langsung pelaksanaan Sikatan Daya 2020 dari udara.

Hasil intelijen yang sangat akurat dari Camar Flight, memperlihatkan adanya target-target yang disimulasikan sebagai objek vital strategis milik musuh untuk dihancurkan oleh pesawat-pesawat tempur Koopsau II. Target-target tersebut ditandai dengan warna yang berbeda.

Sasaran pengeboman Sikatan Daya 2020Airmen TV

Pesawat-pesawat pengebom yang dikerahkan adalah F-16 dengan call sign “Viper Flight” dan “Naga Flight”, T-50i dengan call sign “Golden Flight”, pesawat EMB-314 Super Tucano dengan call sign “Tucano Flight” dan “Bronco Flight”, serta Su-30 dengan call sign “Thunder Flight”.

Viper Flight dan Naga Flight, setiap pesawat F-16 membawa dua bom Mk-12 di mana satu bom berbobot 500 kg. Pesawat-pesawat F-16 melakukan pengeboman dengan sudut penyerangan 30 derajat dan terbhang dalam kecepatan 450 knot (860 km/jam).

Sementara Golden Flight, masing-masing pesawat T-50i membawa dua bom Mk-82 dengan bobot 250 kg setiap bom.

Super Tucano luncurkan bom Mk-81Airmen TV

Sementara itu, Tucano Flight dan Bronco Flight, setiap pesawat EMB-314 membawa dua bom Mk-81. Pengeboman oleh Super Tucano dilaksanakan dengan sudut 20 derajat dan kecepatan terbang 250 knot (460 km/jam).

Kemudian Thunder Flight, melaksanakan profile navigation bombing. Pengebomanan strike and level ini dilaksanakan oleh dua Su-30 yang masing-masing membawa 12 bom OFAB 250 kg, sehingga total sebanyak 24 bom dengan berat lebih dari 3 ton.

Sasaran sikatan daya hancurAirmen TV

Puncak Latihan Sikatan Daya 2020 dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo di lokasi pelaksanaan.

Manuver Lapangan Sikatan Daya 2020 telah dilaksanakan sejak kemarin (28/9) dan akan dilanjutkan esok hari sekaligus upacara penutupan latihan ini.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *