Rusia mulai produksi prototipe helikopter lepas pantai Mi-171A3

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Russian Helicopters (bagian dari Rostec) mulai memproduksi prototipe pra-produksi helikopter lepas pantai Mi-171A3. Uji terbang helikopter ini akan dimulai pada musim panas 2021.

Komponen-komponen prototipe pra-produksi Mi-171A3 pertama dibangun oleh beberapa pabrik di bawah naungan Russian Helicopters dan JSC National Helicopter Center (NHC) Мil&Kamov

Mi-171A3 dirancang khusus untuk melayani operasi penerbangan di rig pengeboran lepas pantai perusahaan-perusahaan di sektor bahan bakar dan energi.

Heli ini dapat mengangkut orang, barang, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), dan evakuasi medik.

Direktur Industri Kluster Penerbangan Rostec Anatoliy Serdyukov mengatakan, Mi-171A3 merupakan solusi untuk tercapainya keselamatan penerbangan di atas perairan. Heli ini telah dikembangkan sebagai helikopter lepas pantai pertama di Rusia.

Ia menambahkan, Mi-171A3 dilengkapi dengan peralatan untuk navigasi lintang tinggi dan peralatan komunikasi dengan kapal-kapal yang berlayar di laut.

“Helikopter ini memiliki sistem pelampung darurat dan rakit pelampung, bagian badannya tahan terhadap benturan. Bagian-bagian terpisah dari helikopter ini sudah dirakit. Helikopter pertama untuk uji penerbangan akan dirakit pada awal 2021 di Ulan-Ude Aviation Plant,” ujarnya.

Tahun depan, lanjut dia, helikopter ini akan diperlihatkan kepada publik di pameran penerbangan internasional MAKS-2021.

Setelah menjalani proses perakitan, prototipe helikopter Mi-171A3 akan dikirim ke NHC untuk mendapatkan peralatan avionik.

Pabrik helikopter Kazan turun berperan dalam produksi heli ini, yaitu dengan menyediakan bagian dari lantai kargo yang dibuat mirip dengan Mi-38.

Sementara Progress Arsenyev Aviation Company membuat bagian material komposit untuk panel hidung dan panel-panel bagian dari badan heli.

CEO Russian Helicopters Andrey Boginsky mengatkan, helikopter Mi-171A3 akan sangat dicari untuk operasi lepas pantai karena andal dan modern.

“Mi-171A3 sangat dicari untuk operasi lepas pantai. Helikopter ini dibuat sebagai hasil kerja sama perusahaan induk Rostec. Untuk memperluas produksi hidrokarbon di kawasan Arktik membutuhkan armada helikopter yang andal dan modern yang dapat dioperasikan di cuaca dan kondisi iklim yang paling sulit,” ujarnya.

Ia menambahkan, seri pertama Mi-171A3 akan siap untuk diserahkan kepada pelanggan pertama.

Untuk diketahui, pengembangan Mi-171A3 telah dimulai pada 2018. Heli ini dapat membawa 24 penumpang dan terbang sejauh 1.000 km. Bobot terbang maksimumnya mencapai 13.000 kg.

Mi-171A3 dapat dioperasikan pada iklim ekstrem -50 C hingga +50 C.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *