Tiga heli andalan Russian Helicopters dipamerkan di HeliRussia 2020

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Russian Helicopters (bagian dari Perusahaan Negara Rostec) telah mempresentasikan tiga produk sipil andalannya di Pameran Industri Helikopter Internasional XIII HeliRussia 2020 yang diadakan di Crocus Expo IEC pada 15-17 September 2020.

Perusahaan menampilkan helikopter multiguna Ka-32A11VS, helikopter ringan multiguna Ansat dengan peralatan opsional baru, dan helikopter medium multiguna Mi-38.

Di pameran ini, Russian Helicopters juga memperlihatkan tangki air baru SP-32 yang dirancang untuk helikopter versi modern Ka-32A11M.

Ka-32A11M juga akan dilengkapi dengan peralatan avionik baru, mesin baru VK-2500PS-02 yang lebih bertenaga, serta sistem pemadam kebakaran yang telah ditingkatkan.

Helikopter multiperan Ka-32A11VS dirancang untuk operasi pencarian dan penyelamatan khusus, membangun struktur bangunan yang tinggi, mengangkut kargo secara internal maupun eksternal menggunakan sling, misi darurat, pemadaman kebakaran, patroli, penerbangan medis, hingga operasi penegakan hukum.

Helikopter ini dapat beroperasi secara efisien di daerah perkotaan yang padat, menembus daerah pegunungan dan hutan, mendarat di kapal kecil, anjungan pengeboran, maupun pendaratan di lokasi yang tidak dipersiapkan.

CEO Russian Helicopters Andrey Boginsky mengatakan, pameran HeliRussia merupakan kesempatan yang baik bagi perusahaan untuk berdiskusi dengan seluruh peserta dari pasar helikopter di Rusia untuk merumuskan isu-isu yang berkembang dalam setahun dan untuk bergabung menghadapi tantangan baru.

Epidemi COVID-19, kata Boginsky, merupakan salah satu tantangan yang dihadapi.

“Bagi industri, sangat penting untuk memperhatikan keselamatan para pekerja dalam melanjutkan produksi, pelatihan jarak jauh untuk spesialis pemeliharaan peralatan, pengembangan penerbangan medis, dan opsi-opsi khusus untuk melawan virus corona,” ujarnya.

Oleh karena itu, untuk helikopter ringan Ansat, kata Boginsky, para spesialis kini sedang memokuskan penambahan peralatan baru berupa modul-modul medis khsus. Modul-modul khusus ini dapat dipergunakan untuk penerbangan yang lebih jauh.

Ansat ARAirspace Review

Ansat

Sistem pendaratan darurat dirancang pada heli Ansat agar heli ini dapat tetap mengapung jika terjadi pendaratan darurat di atas air.

Peralatan ballonet memberikan daya apung helikopter selama 30 menit. Kit darurat ini mencakup balonet tiup, dua rakit penyelamat, dan kit pendukung kehidupan darurat (termasuk suar radio untuk menemukan lokasi pesawat oleh penyelamat).

Selain itu ada opsi tangki bahan bakar tambahan yang dirancang untuk meningkatkan jangkauan feri helikopter. Tangki tambahan 192 liter dapat meningkatkan jangkauan penerbangan Ansat dari 150 km menjadi 650 km.

Rencana tahun depan, Ansat akan menjalani modifikasi dengan penggunaan tangki bahan bakar yang lebih besar. Tangki baru dapat menampung bahan bakar lebih banyak 20% dan menambah jarak jangkau heli 135 km.

Sehingga, dengan tangki baru dan tambahan tangki bahan bakar, Ansat nantinya dapat menjangkau jarak lebih dari 750 km.

Ansat MedikAirspace Review

Ansat

Modifikasi berikutnya adalah penggunangan winch dan external sling. Winch dapat dapat menaikkan atau menurunkan muatan maupun orang seberat 272 kg. Sementara external sling dapat mengangkut barang seberat 1.000 kg.

Sementara itu, helikopter multiperan Mi-38 dapat digunakan untuk mengangkut kargo maupun penumpang termasuk penumpang VIP. Heli ini dapat juga digunakan sebagai helikopter pencarian dan penyelamatan, rumah sakit terbang, dan misi lepas pantai.

Mi-38 dapat beroperasi di berbagai iklim, termasuk lingkungan laut, tropis, dan dingin. Heli ini menawarkan muatan maksimum yang superior, kapasitas penumpang yang banyak, kinerja yang utama di kelasnya.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *