423 prajurit Yonif Para Raider 433/Julu Siri kembali ke markas usai bertugas di Papua

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebanyak 423 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 433/Julu Siri kembali ke markasnya di Maros, Sulawesi Selatan usai menjalankan tugas di Papua. Mereka bertugas di sana tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas).

Kepulangan mereka dari Papua, diangkut menggunakan kapal perang Bantu Angkut Personel, yaitu KRI Tanjung Kambani-971 milik TNI Angkatan Laut. Seluruh prajurit diangkut menggunakan kapal ini dari Dermaga Nabire, Papua Jumat (18/9/2020).

Selain mengangkut 423 prajurit, kapal ini juga mengangkut seluruh perlengkapan pasukan, dua kendaraan truk, dan satu kendaraan taktis.

Seperti disiarkan Pusat Penerangan (Puspen) TNI, proses embarkasi pasukan Yonif Para Raider 433 ke KRI Tanjung Kambani dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Para prajurit dan para awak kapal terlebih dahulu mendapat penyemprotan disinfektan dan pengukuran suhu tubuh oleh Tim Subsatgas Covid-19 Lantamal X.

Batalyon Para Raider 433 - Julu Siri_2Puspen TNI

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Irwan Achmadi, M.Tr (Han) dalam perintah pelayaran kapal ini menginstruksikan, protokol kesehatan COVID-19 harus dilaksanakan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di KRI Tanjung Kambani. Mulai dari proses embarkasi, lintas laut, hingga proses debarkasi.

Senada dengan Panglima Kolinlamil, Komandan KRI Tanjung Kambani Letkol Laut (Pelaut) Masrurun mengatakan, untuk menjamin kesehatan dan kondisi seluruh pasukan Yonif 433 dan awak KRI Tanjung Kambani, protokol kesehatan dilaksanakan selama seluruh kegiatan berlangsung.

Para prajurit Yonif Para Raider 433/Julu Siri kembali ke markasnya di Maros setelah bertugas di Papua selama kurang lebih sepuluh bulan sejak November 2019.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *