Argentina lanjutkan proyek pesawat latih militer IA-100 Malvina

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Argentina mengumumkan akan melanjutkan proyek pesawat latih militer dan sipil IA-100 Malvina yang dibuat oleh Fábrica Argentina de Aviones SA (FAdeA).

Pesawat prototipe rancangan tahun 2014 ini proyeknya dihentikan tahun 2016 karena ketiadaan anggaran.

Sekarang, proyek itu dilanjutkan lagi dengan suntikan dana pinjaman dari Lembaga Dana Pensiun Militer Argentina (IAF) sebesar 2,5 juta dolar AS.

Pembuatan pesawat ini akan menjadi proyek kedua bagi FAdeA, setelah sebelumnya industri kedirgantaraan Argentina ini memproduksi jet latih lanjut IA-63 Pampa III.

“Ini merupakan sebuah inisiatif, kreativitas, dan inovasi yang akan menjadi titik awal agar investasi produktif lainnya dapat dibiayai dengan cara yang sama seperti kita lakukan ini,” ujar Menteri Pertahanan Argentina Agustín Rossi seperti dikutip sejumlah media dalam pertemuan virtual di Buenos Aires dengan para pejabat industri pertahanan dan Angkatan Udara Argentina.

Bagi FAdeA sendiri, lanjut Rossi, ini merupakan proyek pesawat baru setelah FAdeA lama tidak membuat pesawat lagi.

Kepala Brigadir Angkatan Udara Argentina (FAA), Xavier Isaac, menyambut baik rencana yang diumumkan Menteri Pertahanan Argentina.

Ia menandaskan, pesawat latih IA-100 Malvina dibutuhkan oleh pelanggan militer maupun sipil.

Khusus untuk kebutuhan militer, ujarnya, FAA akan melakukan dialog yang lebih intensif dengan FAdeA. FAA akan memberikan persyaratan-persyaratan teknis tambahan yang dibutuhkan oleh FAA.

Program IA-100 diwujudkan FAdeA menjadi sebuah pesawat demonstran di tahun 2015. Pesawat bermesin tunggal itu merupakan pesawat latih aerobatik berkursi ganda.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *