Tak terpengaruh pandemi, pengadaan jet tempur Finlandia jalan terus

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Meski terjadi penurunan ekonomi, program pengadaan jet tempur baru Finlandia tetap jalan terus. Program yang bertajuk “HX Fighter program” ini bertujuan mengganti armada jet tempur F/A-18C/D Hornet AU Finlandia (Ilmavoimat) yang saat ini berjumlah sekitar 60-an pesawat.

Di tengah penurunan produk domestik bruto (GDP) sebesar delapan atau bahkan dalam kondisi terburuk bisa mencapai sepuluh persen, anggaran militer Finlandia untuk tahun 2021 malah justru ditingkatkan. Harus diakui, program “HX” mengambil porsi besar dalam peningkatan tersebut.

Keputusan berani Finlandia itu diambil dengan berpandangan cukup jauh ke depan dengan menimbang potensi konflik yang dapat terjadi menyusul peningkatan aktivitas militer Rusia di kawasan Baltik serta Arktika (Kutub Utara).

Pengadaan jet tempur dipandang sebagai bentuk investasi dalam bidang pertahanan nasional untuk jangka waktu cukup panjang ke depan, karena secara usia pakai pesawat tempur memiliki rentang waktu pakai yang cukup panjang.

Sejauh ini ada lima kandidat jet tempur dari lima pabrikan yang bersaing memperebutkan order pengadaan sekitar 64 unit jet tempur multi peran pengganti F/A-18C/D Hornet Finlandia tersebut.

Kelimanya adalah F/A-18E/F Super Hornet (Boeing, AS), F-35A Lightning II (Lockheed Martin, AS), Typhoon tranche 3 (Eurofighter, Eropa), Rafale (Dassault, Perancis) dan JAS-39E/F Gripen (Saab, Swedia).

Menarik dicermati, dua pabrikan menawarkan paket khusus dengan tambahan tipe sebagai pendukung tawaran utama. Keduanya adalah Boeing yang juga menyertakan varian pesawat perang elektronika Super Hornet yaitu  EA-18G Growler, dan Saab yang ikut memasukkan pesawat peringatan dini dan kendali udara (AEW&C) Global Eye dalam penawaran Gripen E/F-nya.

Total anggaran yang disediakan untuk program “HX” ini adalah sebesar 12 miliar dolar, dengan keputusan pemenang tender pengadaannya akan diumumkan pada paruh pertama 2021. Sementara ditargetkan pesawat pesanan pertama sudah bisa diserahterimakan tahun 2025.

Antonius KK

2 Replies to “Tak terpengaruh pandemi, pengadaan jet tempur Finlandia jalan terus”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *