Kawanan J-15 Flying Shark mulai berlatih di kapal induk Shandong

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Kawanan jet tempur China, J-15 Flying Shark (NATO: Flanker-X2), atau Hiu Terbang, mulai melaksanakan latihan penerbangan dari kapal induk Shandong.

Hal ini diberitakan oleh China Daily melalui akun twitternya pada 27 Juni 2020.

“J-15 telah memulai latihan lepas landas dan pendaratan di kapal induk Shandong,” tulis China Daily yang juga menyertakan sejumlah foto kegiatan tersebut.

Sebelumnya pada Maret 2020, pesawat buatan Shenyang Aircraft Corporation dan Institut 601 ini telah melaksanakan latihan penerbangan dari kapal induk pertama China, Liaoning.

J-15 dibangun dari basis J-11B dengan merujuk pada Su-33 buatan Rusia. China membeli prototipe Su-33 yang belum selesai dibuat, yaitu T-10K-3, dari Ukraina di tahun 2001.

Prototipe J-15 pertama kali mengudara pada 31 Agustus 2009 dan mulai digunakan sejak 2013.

J-15 Flying Shark
China Daily

Sementara mengenai kapal induk Shandong, kapal induk kedua yang dimiliki oleh Angkatan Laut China (PLAN) ini menjadi kapal induk terbesar, terkuat, dan paling canggih yang pernah dikembangkan dan dibangun di China.

Pembangunannya dilaksanakan di Dalian Shipbuilding Industry, anak perusahaan China State Shipbuilding Corp., pada November 2013.

Shandong, resmi masuk jajaran dinas PLAN pada 17 Desember 2019. Upacara peresmian kapal bernomor lambung 17 ini dipimpin Presiden China Xi Jinping di Sanya, Provinsi Hainan.

Kapal induk Shandong dapat membawa 36 jet tempur J-15, lebih banyak dari kapasitas Liaoning yang hanya dapat mengangkut 24 J-15.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *