Tujuh pembom Tu-142MK Rusia dibayang-bayangi F-22 dan F-16

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Tujuh pesawat pembom jarak jauh yang juga pesawat anti-kapal selam Rusia, Tu-142MK, dibayang-bayangi oleh jet tempur siluman F-22 milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) dan oleh F-16 milik Angkatan Udara Norwegia (RNoAF).

Seperti diberitakan TASS pada 27 Juni, sebanyak tujuh pesawat Tu-142 milik Rusia melaksanakan penerbangan terjadwal di wilayah udara internasional di atas Laut Barents dan Laut Norwegia, serta di atas Samudra Pasifik bagian utara.

Pada 27 Juni 2020, tiga pesawat antikapal selam jarak jauh Tu-142MK melaksanakan penerbangan terjadwal di atas Laut Barents dan Laut Norwegia. Pesawat-pesawat ini dibayang-bayangi oleh jet tempur F-16 RNoAF.

Sementara di hari yang sama, penerbangan empat pembom Tu-142MK lainnya dilakukan di atas perairan netral bagian utara dari Samudera Pasifik.

Ketujuh pesawat pembom itu, kata Kementerian Pertahanan Rusia, dibayang-bayangi atau mendapat pengawalan oleh jet tempur F-22 dan F-16 di masing-masing wilayah penerbangannya.

Kementerian Pertahanan Rusia menekankan, penerbangan yang dilakukan oleh Rusia mengikuti peraturan wilayah udara internasional, tanpa menembus wilayah udara negara bagian lain.

Pernyataan NORAD

Komando Pertahanan udara Amerika Utara (NORAD) mengatakan, pada hari Sabtu mereka telah mencegat empat pesawat pengintai Tu-142 milik Rusia di Zona Identifikasi Pertahanan Udara Alaska (ADIZ).

NORAD menerangkan, armada Tu-142 datang dalam jarak 65 mil laut di selatan rantai pulau Aleutian Alaska dan mondar-mandir di ADIZ selama hampir delapan jam.

Meski demikian, mereka tidak memasuki wialayh kedaulatan Amerika Serikat dan Kanada.

“Pesawat Rusia tetap berada di wilayah udara internasional dan tidak pernah memasuki wilayah udara kedaulatan Amerika Serikat atau Kanada,” ujar NORAD yang mengerahkan pesawat F-22 untuk melakukan pencegatan Tu-142MK.

NORAD menyebutkan, pasukan mereka  telah mengidentifikasi dan mencegat pesawat-pesawat militer Rusia sebanyak sepuluh kali sejak awal tahun 2020.

Pada 9 Maret 2020, misalnya, penerbangan pembom Tu-142 Rusia juga dicegat oleh F-22 milik NORAD dan oleh DF-18 Hornet milik RCAF, saat pembom Rusia itu “jalan-jalan” mendekati wilayah Amerika Utara.

Roni Sontani

3 Replies to “Tujuh pembom Tu-142MK Rusia dibayang-bayangi F-22 dan F-16”

  1. Menurut pendapat saya,istilah mencegat itu salah,yg benar adalah “mengawal”>>kalau mencegat itu pengertiannya melarang pesawat melanjutkan penerbangan & disuruh kembali ke tempat asal!🙏

    1. Penerjemahan kata “Intercept” ke dalam Bahasa Indonesia memang mencegat. Kalau mengawal merupakan penerjemahan dari kata “Escort”.
      Kemudian pengertian kata “Cegat/Mencegat” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah: menantikan di jalan dan sebagainya yang akan dilalui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *