Pentagon meminta Lockheed tingkatkan kemampuan SEAD/DEAD pesawat F-35

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pentagon telah memberikan kontrak senilai 26,7 juta dolar AS kepada Lockheed Martin untuk meningkatkan kemampuan Suppression/Destruction of Enemy Air Defense (SEAD/DEAD) pesawat tempur F-35 Lightning II.

Modifikasi terhadap struktur pesawat F-35 diperlukan untuk mencapai kemampuan tersebut. Lockheed Martin akan menerapkan desain retrofitnya terhadap F-35 pesanan Amerika Serikat maupun negara lain pada Lot 14 dan 15. Pengerjaan modifikasi ditargetkan selesai pada 2022.

Seperti Airspace Review pelajari dari pemberitaan Air Force Magazine (2/6), kontrak untuk pengerjaan modifikasi ini telah dikeluarkan oleh Naval Air Systems Command atas nama semua pengguna F-35 pada 1 Juni 2020.

Dijelaskan, pada 2016 Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) mengatakan bahwa F-35 hanya mampu melakukan misi SEAD/DEAD secara “terbatas”. Struktur F-35 perlu dimodifikasi agar pesawat berkarakteristik siluman ini dapat membawa amunisi dan/atau sensor baru untuk menjalankan peran tersebut.

Pada awal operasionalnya, F-35 berada dalam konfigurasi 3i di mana pesawat mampu melepaskan bom yang dipandu oleh satelit.

Kemudian muncul konfigurasi 3F di mana F-35 memperoleh kemampuan untuk membawa GBU-39 Small Diameter Bomb dan AGM-154 Joint Standoff Weapon (JSOW). Kedua persenjataan ini digunakan untuk menjalankan misi SEAD/DEAD.

Dengan adanya pembaruan pada Blok 4, F-35 akan dimodifikasi untuk dapat membawa Stand-in Attack Weapon (SiAW) yang saat ini sedang dikembangkan.

Sebelumnya pada 20 Februari lalu USAF mengatakan, pengembangan SiAW sedang dilaksanakan untuk digunapan pada F-35. Senjata baru ini awalnya dirancang khusus sebagai senjata pembom B-21 Raider, namun kemudian dialihkan lebih dulu untuk dapat digunakan oleh F-35.

SiAW dikembangkan dari dari basis AARGM-ER buatan Nortrhop Grumman yang saat ini baru masuk tahap pengujian penerbangan menggunakan F/A-18E Super Hornet.

Target-target yang menjadi sasaran SiAW, kata USAF, di antaranya adalah peluncur-peluncur rudal balistik, peluncur rudal darat dan rudal anti-kapal, pengacau GPS, sistem anti-satelit, dan sistem pertahanan udara lainnya.

USAF pada 2018 telah menetapkan program kebutuhan pembiayaan 160,4 juta dolar AS untuk pengembangan SiAW di tahun 2021. Kebutuhan anggaran ini akan meningkat menjadi 364,5 juta dolar pada 2025.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *