Drone helikopter AVIC AR500C buatan China berhasil mengudara perdana

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Drone helikopter dari China, Aviation Industry Corporation of China (AVIC) AR500C, telah berhasil melaksanakan penerbangan perdana pada 20 Mei 2020.

Penerbangan dilaksanakan fasilitas AVIC di Poyang, Provinsi Jiangzi.

Selama penerbangan perdana AR500C melakukan uji hovering, terbang horizontal, dan terbang vertikal.

AVIC mengatakan, kapabilitas utama AR500C adalah melaksanakan misi pengintaian, relai komunikasi, gangguan elektronik, indikasi target, serangan tembakan, pengiriman kargo, dan lainnya.

AR500C dapat lepas landas pada elevasi 5.000 meter dan terbang hingga ketinggian 6.700 m (22.000 kaki).

AR500C
Weixin

Drone dengan bobot maksimum 500 kg ini dapat terbang hingga lima jam dengan kecepatan terbang maksimum 170 km/jam.

Melihat tampilannya, banyak pihak menyebut helikopter tanpa awak ini mirip dengan Schiebel Camcopter S-100 buatan Schiebel, Austria maupun Saab/UMS Skeldar V-200 hasil kolaborasi Swedia dan Swiss.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *