RAAF rayakan 10 tahun penggunaan enam E-7A Wedgetail

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara Australia (RAAF) merayakan 10 tahun penggunaan enam pesawat jet E-7A Airborne Early Warning and Control (AEW&C). Selama satu dekade, armada E-7A telah mendukung misi latihan maupun operasi Angkatan Pertahanan Australia (ADF).

E-7A dioperasikan oleh No.2 Squadron RAAF di RAAF Base Williamtown. Pesawat berbasis Boeing 737-700 ini diakui RAAF telah meningkatkan integrasi kemampuan tempur gabungan ADF di udara, darat, dan laut.

RAAF mengatakan, beberapa kontribusi dari E-7A antara lain dalam Operations Spate, Atlas, APEC Assist, dan Operation Okra.

Dalam Operation Okra, E-7A RAAF mengemban tugas sebagai pesawat komando dan kontrol seluruh pesawat koalisi yang melibatkan 80 pesawat tempur dalam satu misi.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *