JGSDF akan mendapatkan tambahan sistem SPH Type 19

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF) akan menerima sistem howitzer swagerak (SPH) berbasis sasis truk yang dikenal sebagai Type 19.

Kementerian Pertahanan Jepang berencana untuk mengadakan tujuh unit SPH Tipe 19 pada 2020 ini. Demikian menurut sebuah dokumen berjudul Program Pertahanan dan Anggaran Jepang.

Seperti dilansir Defence Blog, dalam dokumen disebutkan bahwa pemerintah Jepang akan membelanjakan 44 juta dolar AS atau setara 4,7 miliar yen untuk pengadaan sistem SPH tersebut.

Type 19 ini akan menggantikan howitzer model tarik (gandeng) jenis FH-70 yang saat ini masih menjadi andalan JGSDF.

Keunggulan yang ditawarkan sistem Type 19 terletak pada kecepatan, mobilitas, dan manuver di medan yang sulit dibandingkan howitzer model tarik FH 70.

Di luar kebiasaan, wahana pengusung howitzer 155 mm/52 ini tidak menggunakan truk buatan dalam negeri. Namun justru mengadopsi truk buatan Jerman, Rheinmettal MAN (RMMV) HX 8X8.

Type 19 SPH
JGSDF

Kendaraan yang diawaki lima prajurit ini memiliki dimensi panjang total 11,4 m, lebar 2,5 m, dan tinggi  3,4 m.

Kulit kabin Type 19 SPH sanggup menahan gempuran peluru senapan serbu kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm serta hantaman serpihan munisi artileri.

Berdasar riwayatnya, Type 19 SPH mulai dikembangkan tahun 2011 oleh Mitsubishi Heavy Industries bersama Japan Steel Work. Sebanyak lima prototipe dibangun kala itu.

Dilaporkan, JGSDF sendiri telah mendapatkan tujuh unit Type 19 SPH pada gelombang pertama yang telah diterima seluruhnya pada Maret 2020 lalu.

Rangga Baswara Sawiyya

editor: ron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *