Helikopter Apache dan Viper kemahalan, Filipina cari alternatif lain

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Menanggapi tawaran dari Amerika Serikat (AS) perihal pengadaan enam unit heli serang AH-64E Apache Guardian atau enam unit AH-1Z Viper, Menteri Pertahanan Filipina  Delfin Lorenzana menyatakan bahwa harga kedua jenis heli serang tersebut masih kemahalan.

Dengan kata lain, harga paket penjualan yang telah disetujui oleh AS tersebut di luar kemampuan anggaran yang telah disediakan pemerintah Filipina.

Seperti diketahui, AS telah menawarkan paket lengkap untuk 6 unit heli serang (berikut suku cadang dan persenjataan tahap awal, pelatihan, hingga perlengkapan pendukung) dengan dua jenis yang berbeda.

Paket heli serang AH-64E ditawarkan dengan nilai sekitar 1,5 miliar dolar AS, sementara AH-1Z sekitar 450 juta dolar AS.

Seperti Airspace Review kutip dari pemberitaan media di Filipina, Delfin Lorenzana mengungkapkan bahwa pagu anggaran yang tersedia sejauh ini adalah berkisar 250 juta dolar AS. Daripada memaksakan membeli paket penawaran termurah dari Washington yang hanya cukup untuk mendapatkan 2 unit AH-1Z, Manila memilih untuk mencari alternatif lain. 

AH-1Z
Gerry Metzler/Wikipedia

Kemudian, mengingat harga jual heli serang produksi negara Barat lainnya juga tidak murah (seperti misalnya A-129 Mangusta atau Eurocopter Tigre), maka alternatif paling layak adalah melirik produk Rusia atau China.

Dari Rusia tersedia Mi-28 (NATO: Havoc), Ka-50 Black Shark (NATO: Hokum-A), Ka-52 Alligator (NATO: HokumB) hingga Mi-35 (NATO: Hind) yang legendaris.

Sementara dari China ada Z-10 dan Z-19. Semuanya dibanderol sekitar setengah hingga dua pertiga harga AH-1Z per unitnya.

Manapun heli serang yang akan dipilih Filipina, tak bisa dipungkiri banyak pengamat membaca penolakan Filipina membeli Apache Guardian maupun Viper itu sebenarnya tak melulu soal harga.

Yang jadi sorotan utama, adalah telah diakhirinya perjanjian keamanan bilateral AS-Filipina (VFA/visiting forces agreement) oleh Filipina belum lama ini.

Antonius KK

editor: ron

One Reply to “Helikopter Apache dan Viper kemahalan, Filipina cari alternatif lain”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *