Leonardo lansir varian militer AW609M Tilt Rotor

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pesawat hibrida pertama berteknologi rotor putar (tilt rotor) untuk transportasi sipil, AW609 buatan Agusta Westland (Leonardo), Italia dikabarkan akan masuk jalur produksi tahun 2020 ini.

Hal itu sejalan dengan tuntasnya proses mendapatkan sertifikasi dari FAA (Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat) tahun ini juga.

Proses pengembangan pesawat VTOL(vertical take-off landing) kawin silang pesawat sayap tetap dan helikopter ini terbilang cukup lama. Penerbangan perdananya telah dilakukan 6 Maret 2003, 17 tahun silam.

Sebanyak enam unit AW609 telah dibuat. Empat sebagai pesawat uji, satu di antaranya mengalami kecelakaan. 

Sementara dua pesawat lainnya adalah versi pra produksi. Pesawat kelima rencananya akan diserahkan tahun ini pada pelanggan yang namanya masih dirahasiakan . Setelah itu menyusul kemudian AW609 keenam yang akan diserahkan kepada Era Group.

Pada 2015 Leonardo telah mengantongi pesanan 60 unit AW609. Namun karena pengembangannya berjalan lamban, dikabarkan beberapa pelanggan undur diri.

Salah satunya adalah militer Uni Emirat Arab. Pada Dubai Airshow November 2015, UEA telah menanda tangani kontrak pengadaan tiga AW609 dan tiga opsi tambahan.

Namun pesawat yang seharusnya diserahkan pada 2019 ini tak kunjung datang. Pesanan AW609 untuk keperluan SAR itu kabarnya tak berlanjut lagi.

Selanjutnya untuk memperluas pasar AW609, Leonardo juga akan merilis varian militer yang disebut sebagai AW609M. 

Seperti Airspace Review pelajari dari pemberitaan Flight Global, sertifikasi AW609M sendiri ditargetkan akan diperoleh tahun 2021 mendatang.

Leonardo juga telah melakukan pembicaraan dengan militer Italia pada 2018 untuk memanfaatkan AW609M sebagai pengganti heli lama Agusta-Bell AB-205/206 dan AB-212/412 milik Angkatan Darat Italia.

Pesawat akan digunakan sebagai transportasi pasukan khusus yang dapat menampung enam pasukan bersenjata lengkap.

Angkatan Laut Italia juga telah ditawari AW609M versi patroli maritim. Varian SAR juga telah diajukan ke Korps  Penjaga Pantai Italia.

AW609
Leonardo

Fitur unggulan utama yang ditawarkan AW609M adalah kecepatan, ketinggian terbang, dan jangkauan operasi yang lebih jauh dibandingkan helikopter konvensional.

Leonardo juga telah merencanakan pemasangan tangki bahan bakar eksternal untuk memperpanjang durasi operasional AW609M. 

Keluarga AW609 dan AW609M didukung dua mesin turboshaft PT6C-67A berdaya 1.938 hp buatan PWC (Pratt & Whitney Canada). 

Setiap mesin dipasang di setiap ujung sayap untuk menggerakkan baling-baling rotor sepanjang 7,92 m berbilah tiga.

AW609M memiliki kecepatan tertinggi 509 km/jam atau hampir dua kali lipat helikopter konvensional.

Ketinggian terbang maksimumnya hingga 7.620 m dan jangkauan operasi kisaran 1.389 km.

Kemampuannya ini menjadi daya tarik yang diperhitungkan oleh calon pelanggan.

Rangga Baswara Sawiyya

editor: ron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *