Boeing kerahkan Dreamlifter untuk bantu tangani wabah virus corona

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Boeing mengerahkan armada pengangkut kargo terbesarnya, Boeing 747-400 Dreamlifter, untuk membantu penanganan wabah virus corona baru (COVID-19). Boeing bekerja sama dengan pemerintah AS untuk penggunaan pesawat ini.

“Kami menawarkan penggunaan pesawat angkut terbesar kami, salah satu pesawat terbesar di dunia, untuk membantu transportasi kritikal dan mendesak dalam penanganan wabah corona,” ujar Boeing dalam siaran persnya.

Boeing membagikan secara gratis puluhan ribu masker, sarung tangan, dan beragam peralatan medis yang dibutuhkan rumah sakit.

“Kami juga akan mendayagunakan seluruh kemampuan teknik kami untuk membuat alat-alat yang dibutuhkan. Termasuk pengunaan teknologi pencetakan 3D.”

Ditambahkan, seluruh fasilitas Boeing yang ada di Amerika Serikat akan dikerahkan untuk mendukung upaya pemerintah memerangi wabah virus corona baru.

Boeing 747-400 Dreamlifter atau 747-400 Large Cargo Freighter (LCF) merupakan pengembangan dari 747-400.

Pesawat ini dibuat Boeing untuk pengangkutan komponen-komponen Boeing 787 Dreamliner dari seluruh fasilitas pendukung di seluruh dunia.

Dreamlifter berkapasitas angkut tiga kali kapasitas pesawat kargo 747-400F. Pesawat ini terbang perdana pada 9 September 2006.

Boeing membuat empat unit LCF. Saat ini seluruh pesawat dioperasikan oleh Atlas Air.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *