Taiwan gelar latihan militer besar, simulasi serbuan balik terhadap China

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Laut, Udara, dan Darat Taiwan terlibat dalam latihan besar yang digelar oleh Kementerian Pertahanan Nasional (MND) pada 24 Maret.

Disimulasikan, pada pukul 5.30 pagi sebuah pulau di Taiwan mendapat serangan udara dadakan dari Angkatan Udara Tiongkok (PLAAF).

Merespons gempuran yang dilaksanakan pihak musuh, Taiwan pun langsung mengerahkan delapan jet tempur F-16-nya ke udara.

Burung-burung besi itu melaksanakan scramble dari Pangkalan Udara Hualien dan langsung mengejar kawanan pembom Tiongkok.

MND menyatakan, latihan bertajuk “Lien Hsiang” ini dilaksanakan untuk menguji kesiapan Angkatan Bersenjata Taiwan melawan kekuatan asing yang berupaya melaksanakan invasi.

Pesawat-pesawat tempur juga melaksanakan simulasi pendaratan darurat di landasan alternatif setelah landasan pangkalan udara utama berhasil dihancurkan musuh dan membutuhkan perbaikan cepat oleh pasukan darat.

Senjata-senjata antiserangan udara juga dikerahkan oleh Angkatan Darat dan Angkatan Laut Taiwan. Kapal-kapal perusak kelas Kidd dan fregat segera meluncur ke dekat perairan pulau.

F-16 Taiwan
Reuters

Latihan militer Taiwan, seperti Airspace Review kutip dari Taipei Times, dilaksanakan untuk merespons sejumlah pesawat tempur J-11 PLAAF dan pesawat peringatan diri KJ-500 yang kedapatan mondar-mandir serta melintasi Selat Taiwan.

Sementara itu, Presiden Taiwan Tsai Ing Wen melalui akun media sosialnya menyatakan kegeraman terhadap China.

“Walaupun pertahanan nasional sedang mencegah penyebaran penyakit, Angkatan Bersenjata kami selalu waspada selamanya,” tulis Wen.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *