36 Rafale tidak cukup, India masih berpikir JF-17 Pakistan dan rudal PL-15

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – India masih mencemaskan kekuatan udara Pakistan yang memiliki jet tempur JF-17. Pesawat ini (versi upgraded) dapat dilengkapi dengan rudal jarak jauh buatan China yaitu PL-15. India berpikir, membeli 36 jet tempur Rafale masih belum cukup untuk mengimbangi kekuatan negara tetangga.

Kepala Staf Angkatan Udara India (IAF) RKS Bhaduria mengatakan hal itu kepada Menteri Pertahanan India Rajnath Singh.

Seperti diketahui, pada 2019 New Delhi menggelontorkan dana 7,8 miliar dolar AS untuk membeli 36 Rafale buatan Dassault Aviation, Perancis. Kelompok pertama jet tempur omnirole ini akan diterima IAF pada Mei tahun ini.

Seperti Airspace Review telaah dari pemberitaan Sputniknews, veteran IAF Vijainder K Thakur mengatakan bahwa Rafale merupakan inventori terbaik di jajaran IAF.

Meski demikian, ujarnya, musuh yang gigih seperti Angkatan Udara Pakistan dapat membalikkan keadaan IAF dengan mengerahkan rudal PL-15 beyond visual range (BVR) buatan China.

Sejumlah sumber menyebut, rudal PL-15 memiliki jarak jangkau yang sangat jauh (150-300 km). Rudal ini akan melengkapi varian terbaru jet tempur JF-17.

Fokus berlebihan IAF pada platform daripada sensor dan sistem senjata, lanjut Thakur, telah terbukti selama konflik Kargil dengan Pakistan dua dekade lalu.

“IAF dapat memenuhi ekspekstasi hanya pada saat melakukan pembelian bom berpemandu laser dan targeting pod dalam keadaan darurat,” ujarnya.

Untuk diketahui, harian Global Times dari China pada awal tahun ini telah memberitakan, Pakistan akan meng-upgrade (meningkatkan kapabilitas) armada JF-17 buatan Chengdu Aircraft Corporation dengan teknologi yang digunakan pada jet tempur siluman J-20.

JF-17 akan dilengkapi perangkat IRST (infrared search and track) dan menggunakan rangka badan yang semi siluman.

Thakur berharap, pengembangan rudal udara ke udara Astra buatan dalam negeri India, agar diberi perhatian lebih besar.

Dengan begitu, pada saat rudal tersebut melengkapi Su-30, MiG-29, Tejas, dan Rafale, akan meningkatkan kekuatan IAF.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *