Azerbaijan kepincut jet latih M-346 Master, 10-15 unit akan dibeli

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) –  Republik Azerbaijan diberitakan tertarik untuk mengakuisisi pesawat jet latih dan serang ringan M-346 Master buatan Leonardo, Italia. Mengacu pada nota kesepakatan antara Menteri Pertahanan Azerbaijan Kolonel Jenderal Zakir Hasanov dan CEO Leonardo Alessandro Profumo pada 20 Februari, sekira 10-15 unit M-346 akan diakuisisi Baku.

Sebelumnya pada Mei 2017, pabrik Leonardo (dulu masih Alenia Aermacchi) telah mendemonstrasikan prototipe ketiga M-346 di negara Kaukasus itu.

Kemudian pada Juli 2019, Profumo mengumumkan bahwa Leonardo akan menandatangani penjualan enam unit M-346FA kepada pelanggan dari negara lain.

Seperti Airspace Review telaah dari laman Kepresidenan Azerbaijan, tidak disebutkan berapa nilai kontrak yang akan ditandatangani oleh kedua negara untuk pengadaan M-346 saat ini.

M-346 dilengkapi sembilan gantungan, masing-masing empat di setiap sayap dan satu di bawah badan untuk pod kanon.

Pesawat dapat membawa beragam bom, mulai dari bom lepas bebas seperti seri Mk 82/83/84 maupun GBU-12/16 dan Opher Mk 82 yang berpemandu.

Awalnya pada 1993 Italia berkolaborasi dengan Rusia mengembangkan Yak-130 Mitten. Namun pada tahun 2000 Alenia Aermacchi mengundurkan diri dan mengembangkan sendiri M-346 Master.

M-346 terbang perdana pada 14 Juli 2004, sementara Yak-130 terbang lebih dulu pada 25 April 1996.

Sejumlah negara telah membeli M-346, seperti Israel, Singapura, dan Polandia.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *