Helikopter Subaru Bell 412EPX membuat debut di Asia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Dari sederet pesawat yang ditampilkan di Singapore Airshow 2020, salah satu produk yang baru pertama kali hadir dan muncul di hadapan publik adalah produk helikopter dari Subaru, Jepang.

Perusahan yang  lebih dikenal sebagai produsen otomotif dari Jepang ini memboyong helikopter Subaru Bell 412EPX. Varian ini merupakan versi sipil (komersial) dari UH-X yang dikembangkan khusus untuk militer Jepang.

Dilansir Air Recognition, Subaru bersama mitranya dari Amerika Serikat, Bell Helicopters (bagian dari Textron Inc.) membangun UH-X dan Bell 412EPX berdasar helikopter Bell 412 EPI.

Perbaikan yang dilakukan pada 412EPX di antaranya adalah penggunaan gear box rotor utama yang lebih kuat. Akibatnya terjadi peningkatan berat kotor maksimum menjadi 5.533 kg dari 5.400 kg sebelumnya pada Bell 412 EPI.

BACA  Perusahaan Penerbangan Malaysia Beli 5 Unit Heli Ringan Multiguna VRT500

Heli berkapasitas 15 orang termasuk dua awak ini didukung sepasang mesin Pratt & Whitney Canada (PWC) PT6-9 masing-masing berdaya 1,120 shp (837kW) . Heli juga dibekali paket avionik terbaru Bell BasiX Pro.

Proyek Subaru Bell 412EPX mulai diperkenalkan pertama kali pada ajang Farnborough Airshow Juli 2018 di Inggris. Kala itu heli ini hadir dalam bentuk model skala.

Selanjutnya dalam pameran Paris Air Show Juni 2019 di Perancis, diumumkan 412EPX telah mendapatkan pelanggan pertama dari Badan Kepolisian Nasional Jepang (JNPA) yang memesan satu unit.

Subaru Bell 412EPX ditawarkan sebagai heli transportasi ladang minyak lepas pantai, layanan medis darurat, pencarian dan penyelamatan (SAR), hingga pemadam kebakaran dari udara.

BACA  Macan Gaek Thailand yang Masih Mengaum Garang
Subaru Bell 412EPX
Istimewa

Pihak Subaru mengatakan, akan fokus pada penjualan 412EPX untuk pasar Asia. Sedangkan Bell Helicopters menyasar wilayah Eropa dan Benua Amerika.

Sebagai tambahan informasi, Bell Helicopters memulai kemitraannya dengan Subaru pada 1960-an ketika memberikan lisensi untuk produksi UH-1B/204B Huey kepada Subaru.

Subaru kemudian memproduksi lebih dari 400 helikopter termasuk mengirimkan UH-1H/204B-2, UH-1J/205B, dan heli serang AH-1S Cobra untuk militer Jepang.

Subaru Bell 412EPX
Istimewa

Kemitraan berlanjut pada 2015 saat Subaru menerima kontrak dari JMOD (Kementerian Pertahanan Jepang) untuk mengembangkan prototipe UH-X. Heli tersebut guna menggantikan peran UH-1J yang menua milik Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF).

Total sebanyak 150 unit UH-X akan diakuisi oleh JGSDF dan akan diserahkan mulai 2022 mendatang.

Rangga Baswara Sawiyya

editor: ron raider

BACA  Loncat saat kapal melaju, siswa Dikkopaska latihan Cast and Recovery dari KRI Layaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *