Tecnam P2012 Traveller, si pelancong berkapasitas 11 orang

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sesuai namanya, pabrik Constuzioni Aernautiche Tecnam (Tecnam) dari Italia merancang pesawat ringan P2012 Traveller sebagai ‘si pelancong’ yang dapat mengakomodir kebutuhan penerbangan komuter jarak dekat dari satu tempat ke tempat lainnya.

Pesawat berkapasitas 11 orang (2 awak dan sembilan penumpang) yang dibuat di Capua, dekat Naples, Italia ini berawal dari adanya permintaan dari maskapai komuter Cape Air (IATA: 9K) pada 2009.

Proyeknya kemudian secara resmi digulirkan pada 2011. Lima tahun kemudian, 21 Juli 2016, prototipe pertama Traveller sudah berhasil melaksanakan penerbangan perdana.

Pesawat menjalani proses pengujian selama dua tahun hingga Oktober 2018. Pada Desember 2018 sertifikat tipe dari Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA) berhasil didapat.

Tidak hanya dari EASA, sertifikat serupa dari Badan Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat pun diperoleh pada Maret 2019. Caper Air sebagai pemesan pertama, memperoleh pesawatnya pada Oktober 2019.

Setelah itu, pihak pabrikan mulai merancang pengembangan Traveller ke varian-varian lainnya, seperti angkut VIP, kargo, penerjunan, survei udara, evakuasi medis, dan lainnya.

Tecnam memprediksi, dalam satu dekade hingga 2028 dunia membutuhkan 11.500 pesawat jenis ini di mana Tecnam bisa berkontribusi di dalamnya. Pabrik pesawat Negeri Pizza ini menyatakan sanggup membuat 40 unit Traveller per tahun.

Special-Mission Platform

Salah satu varian P2012 Traveller yang kemudian dibuat oleh Tecnam adalah konfigurasi platform misi khusus (Special-Mission Platform/SMP). Pesawat dibuat atas pesanan perusaan survei dan pemetaan udara asal Austria, Airborne Hydra Mapping (AHM) GmbH.

Tecnam mengatakan, P2012 SMP yang akan digunakan untuk pemotretan dan pemetaan dari udara ini dijadwalkan akan dikirimkan kepada AHM selaku pembeli pertama varian ini pada Juli mendatang.

Pesawat akan bergabung dengan P2006T yang berkapasitas empat orang yang juga buatan Tecnam.

Berbeda dengan varian Traveller reguler, sistem perkabelan pada bagian bawah lantai P2012 dialihkan ke bagian samping. Hal ini untuk menyediakan dua pintu bagi penempatan kamera dan perlengkapan survei udara lainnya.

Pesawat yang diawaki satu atau dua pilot ini menggunakan dua mesin piston turbo berpendingin udara Lycoming TEO-540-C1A dengan empat bilah baling-baling MT-Propeller constant-speed fully-feathered.

P2012 memiliki dimensi panjang 11,8 meter dengan rentang sayap 14 meter dan tinggi 4,4 meter.

Pesawat dengan bobot 1.186 kg (empty weight) dan 3.660 kg (gross weight) ini dapat melaju pada kecepatan terbang jelajah 170 knot (320 km/jam) dan kecepatan terbang maksimum di angka 194 knot (359 km/jam). Untuk jarak jelajah mencapai 1.044 mil (1.680 km).

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *