Aeromexico dapat kompensasi kerugian 737 MAX 8 dari Boeing

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Maskapai negara Meksiko, Aeromexico (IATA: AM, ICAO: AMX) mendapatkan kompensasi kerugian atas tidak beroperasinya armada 737 MAX 8 dari Boeing. 

Kesepakatan telah dicapai kedua belah pihak, namun besaran nilai ganti rugi tidak disebutkan.

Associated Press mengutip pernyataan AM hari Senin memberitakan, poin-poin kesepakatan yang dicapai dengan Boeing merupakan hal yang konfidensial sehingga tidak bisa diumumkan. 

Meski begitu, besarannya dihitung dari kerugian tidak dapat dioperasikannya 737 MAX 8 yang telah dimiliki AM selama ini.

Untuk diketahui, AM telah menghentikan operasi penerbangan 737 MAX 8 sejak 11 Maret 2019. Maskapai ini memiliki enam unit pesawat jet komersial lorong tunggal ini.

Penghentian terbang seluruh armada Boeing 737 MAX 8 sesuai perintah yang dikeluarkan oleh Badan Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat setelah dua pesawat ini jatuh dalam pengoperasiannya di Lion Air dan Ethiopian Airlines. Kedua musibah telah menyebabkan 346 orang meninggal dunia.

Aeromexico berharap dapat kembali mengoperasikan 737 MAX 8 setelah pesawat ini mendapatkan sertifikasi ulang dari FAA nantinya.

Sebelumnya AM telah memesan kepada Boeing sebanyak 54 unit 737 MAX. Terdiri dari 45 unit 737 MAX 8 dan sembilan 737 MAX 9.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *