Bell V-280 Valor Bukukan 150 Jam Terbang

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pesawat tiltrotor V-280 Valor buatan Bell Helicopter (Textron Inc) telah membukukan 150 jam terbang. Beragam data telah dikumpulkan pihak pabrikan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan untuk program Future Long-Range Assault Aicraft (FLRAA) Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army).

Dijelaskan Textron di lamannya, selama 2019 pesawat ini telah digunakan untuk menjalani berbagai uji termasuk terbang dengan kecepatan di atas 300 knot. Pesawat juga melaksanakan sejumlah sorti penerbangan pada siang dan malam hari dengan pilot dari US Army.

Valor juga dilengkapi dengan peralatan misi Piloted Distributed Aperture System (PDAS) yang memungkinkannya melaksanakan opsi misi fast rope. Berikutnya perangkat misi lainnya akan diintegrasikan untuk melaksanakan uji sling load dan demonstrasi penerbangan otonomus.

Program FLRAA yang merupakan bagian dari program Future Vertical Lift (FVL) diinisiasi oleh US Army untuk mengganti heli UH-60 Black Hawk buatan Sikorsky yang telah digunakan sejak 1979.

Pesawat yang akan dipilih dalam program ini juga harus bisa digunakan untuk kebutuhan Komando Operasi Khusus AS dan Korps Marinir (USMC).

V-280 Valor
Danazar/Wikipedia

Rencananya pesawat hasil program FLRAA akan digunakan mulai 2030 saat UH-60 telah mencapai usia pakai 50 tahun.

V-280 Valor bersaing dengan helikopter SB>1 (SB-1) Defiant buatan Boeing-Sikorsky. Meski kalah start dari Valor yang mengudara perdana pada 18 Desember 2017, Boeing-Sikorsky tetap yakin dengan Defiant yang baru mengudara perdana pada 21 Maret 2019.

Tedapat pebedaan mendasar antara Valor dan Defiant. Valor menggunakan konsep pesawat hibrid seperti halnya V-22 Osprey, sedangkan heli Defiant menerapkan teknologi rotor utama koaksial plus mesin pusher (pendorong) di bagian belakang.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *