Angkatan Laut Iran Resmi Gunakan Drone Simorgh Buatan Lokal

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Tak henti-hentinya Militer Iran melakukan kampanye sekaligus unjuk gigi alutsista buatan dalam negerinya. Seperti pada 8 Desember lalu, Angkatan Laut (AL) Iran resmi menerima drone intai serang yang dijuluki Simorgh.

Dilansir dari Mehr News, upacara serah terima Simorgh dilaksanakan di pantai selatan Sistan, Provinsi Baluchestan. Acara dihadiri langsung oleh Komandan AL Iran Laksamana Hossein Khanzadi.

Simorgh merupakan varian khusus untuk AL yang dikembangkan berdasar drone intai serang Shahed 129, yaitu drone yang telah digunakan IRGC (Korps Pengawal Revolusi Iran) sejak 2013.

Rancang bangun Simorgh/Shahed 129 dibuat oleh Shahed Aviation, sedangkan proses manufakturnya dipercayakan pada HESA (Iran Aircraft Manufacturing Industrial Company).

Simorgh
DEFA Press

Tampilan Simorgh tak berbeda dengan drone MALE (Medium-Altitude Long-Endurance) sekelasnya seperti MQ-9 dari Amerika Serikat atau CH-4 dari China. Drone ini mengusung sayap tinggi dengan ekor model V. Simorgh memiliki dimensi panjang 8 m, rentang sayap 16 m, dan tinggi 3,1 m.

Untuk tenaga penggerak Simorgh dibekali sebuah mesin model pusher Rotax 914. Kecepatan terbang jelajah di kisaran 150 km/jam dan ketinggian terbang maksimum 7.600 m. Jangkauan operasi sejauh 1.500 km atau daya tahan selama 24 jam.

Varian Simorgh bersenjata dapat membawa muatan sekitar 8.000 kg. Terdiri dari bom Sadid-345 PGM atau rudal pintar udara ke permukaan Sadid-1 yang dapat menyasar target tetap maupun bergerak.

Simorgh
DEFA Press

AL Iran akan menggunakan Simorgh sebagai wahana pengintaian dan pengawasan dari udara sepanjang wilayah pesisir dan laut Iran.

Selain misi militer, Simorgh juga digunakan untuk perang melawan bajak laut dan penyelendupan obat terlarang.

Selama peluncuran tak disebutkan berapa jumlah Simorgh yang akan diakuisisi oleh AL Iran.

Simorgh
DEFA Press

Sementara versi Shahed 129 dikabarkan telah dipesan oleh IRGC sebanyak 40 unit dan setengah dari jumlah itu telah digunakan.

Rangga Baswara Sawiyya

editor: ron raider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *