Yuk Intip Sosok Drone Kargo BZK-005 Garuda Indonesia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Beberapa hari belakangan ini, banyak media Tanah Air memberitakan mengenai pengadaan pesawat kargo tanpa awak (drone) yang akan digunakan oleh maskapai Garuda Indonesia Group.

Disebutkan, sebanyak dua unit drone BZK-005 buatan Beihang UAS Technology, China tersebut mulai diuji coba pertama awal 2020 mendatang. 

Dikutip dari laman bisnis.com, lokasi pengujian akan dilaksanakan di daerah terpencil di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Aceh. Kurun waktu uji coba sekitar tiga bulan lamanya.

Bila semuanya berjalan lancar termasuk regulasinya dari Kementerian Perhubungan, maskapai pelat merah ini akan resmi mengoperasikan layanan BZK-005 pada 2021. 

Sebenarnya, kemitraan antara Garuda Indonesia dan Beihang telah terjalin sejak April 2019. Dalam perjanjian kerja sama tersebut, Garuda Indonesia akan mengakuisisi sebanyak 100 unit BZK-005

Lalu seperti apakah sosok drone ini?

BZK-005
Beihang

Dilansir dari Army Recognition, perusahaan Beihang yang berbasis di Beijing mulai memperkenalkan BZK-005 pada Airshow China 2006.  

Dalam pengembangannya Beihang bermitra dengan pabrik pesawat Harbin (anak perusahaan AVIC). Semula BZK-005 dikembangkan untuk keperluan militer sebagi drone intai kelas MALE (Medium Altitude Long Endurance).

Diketahui sejak 2010 BZK-005 telah resmi berdinas untuk trimatra Tentara Pembebasan Rakyat (PLA Ground Force, PLAAF, dan PLAN).

Sosoknya menjadi terkenal saat pesawat tempur Jepang mencegat BZK-005 milik PLAN di atas Laut China Selatan pada akhir 2013.

Selanjutnya pada 2017 lahir varian yang disempurnakan dengan nama BZK-005E untuk ekspor dan varian intai bersenjata dinamai TYW-1 Changying (Long Eagle).

Penampilan perdana BZK-005E di hadapan publik dilaksanakan saat mengikuti Airshow China di Zhuhai pada November 2018. 

Mengenai kinerjanya, versi BZK-005E yang ditenagai sebuah mesin piston model pusher ini berkecepatan jelajah antara 130-180 km/jam dan maksimum 210 km/jam. Jangkauan opersinya sejauh 1.200 km atau berdurasi terbang 4 jam.

BZK-005
Beihang

Untuk dimensinya, BZK-005E memiliki panjang 10,05 m dan rentang sayap 18 m. Varian BZK-005 memiliki MTOW 1.250 kg dan versi TYW-1 seberat 1.500 kg. Muatan yang bisa dibawa BZK-005E mencapai 150 kg dan 350 kg untuk TYW-1.

Kembali ke drone kargo Garuda Indonesia, dari foto model skala yang beredar tampaknya drone yang akan digunakan adalah varian BZK-005E (model ekspor).

Perangkat misi pengintaian yang disimpan di kepala depan menggelembung drone ini akan dilucuti dan dijadikan ruang untuk kargo.  

Penasaran dengan BZK-005 Garuda Indonesia, yuk kita nantikan bersama kemunculannya di Tanah Air pada Januari 2020 mendatang.

Rangga Baswara Sawiyya

editor: ron raider

2 Replies to “Yuk Intip Sosok Drone Kargo BZK-005 Garuda Indonesia”

  1. Kok dugaan gw kemana2nih….keknya cargo cuman stempel doang…bisa2 utk keperluan intelejen negara nih…tapi mantaplah…garuda dah masuk industri v.4.0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *