Leonardo Pamerkan Heli Angkut Bersenjata AW149 di DSEI 2019

AIRSPACE-REVIEW.com – Helikopter multiguna AW149 merupakan salah satu produk unggulan Leonardo dari Italia. Heli angkut militer kelas medium ini menawarkan ketangguhan, teknologi maju, biaya operasional efektif, dan kegunaannya yang luas di lingkungan militer sebagaimana dibutuhkan operator.

AW149 dapat digunakan untuk melaksanakan misi angkutan maupun insersi pasukan. Heli diawaki satu atau dua pilot dan berkapasitas 16 prajurit bersenjata lengkap. Untuk mengangkut penumpang sipil bisa memuat 19 penumpang.

Heli ini juga didesain dapat membawa kargo baik secara internal maupun eksternal. AW149 dapat difungsikan sebagai heli medevac, SAR Tempur, operasi pasukan khusus, komando dan kendali (C2), hingga dukungan udara dekat (CAS) di mana heli dipersenjatai.

Dengan keunggulan-keunggulan yang dimilikinya, tak heran apabila Leonardo percaya diri untuk terus meningkatkan pamornya. Termasuk memamerkan heli bermesin ganda General Electric CT7-2E1 ini di pameran DSEI (Defence and Security Equipment International) 2019 di London pada 10-13 September ini.

AW149
Leonardo

Dikutip dari laman Leonardo, AW149 telah mendapatkan sertifikasi dari Direktorat Persenjatan Udara Italia (Armaereo).

AW149 dilengkapi fitur otopilot 4 sumbu (4-axis autoplot), sistem avionik arsitektur terbuka, dan pintu geser yang lebar untuk memudahkan akses penumpang maupun muatan. Heli dapat melaju pada kecepatan jelajah maksimum 287 km/jam (155 knot).

Di pameran DSEI ini, Leonardo juga mengintegrasikan replika sejumlah perangkat seperti radar Osprey, SAGE electronic support measures (ESM), dan peringatan serangan rudal MAIR. Leonardo juga menawarkan perangkat bantuan pertahanan (DAS) sesuai kebutuhan pelanggan di masa mendatang.

Leonardo menyatakan, heli AW149 ideal digunakan oleh militer Inggris. Oleh karenanya, heli ini akan ditempatkan di fasilitas Leonardo Helicopters di Yeovil untuk memperlihatkan keunggulan teknologi lebih lanjut.

Untuk diketahui, selain fasilitas di Italia, Leonardo yang sebelumnya bernama AgustaWestland ini juga memiliki fasilitas pabrik di Inggris.

AW149
Istimewa

Dalam hal persenjataan, AW149 dilengkapi dengan dua senapan mesin kaliber 7,62 mm atau dua senapan mesin kaliber 12,7 mm. Ada pula dua unit pod senjata kaliber 20 mm dan dua peluncur roket kaliber 2,75 inci. Untuk menghancurkan sasaran yang lebih besar, heli ini juga dapat dilengkapi dua peluncur rudal antitank.

Untuk perlindungan diri, AW149 dilengkapi sistem perlindungan lapis baja, self-sealing fuel tanks, dan kemampuan terbang selama 50 menit pada kondisi ‘run dry’ main gearbox. Untuk endurans, heli dapat terbang selama 4 jam 55 menit.

AW149 memiliki dimensi panjang total 17,57 m (kondisi rotor utama berputar) dan tinggi 5,07 m. Heli dapat beroperasi pada siang maupun malam hari dengan perangkat night vision goggle (NVG) tunggal serta sistem kokpit digital.

AW149
Airwolfhound

Heli AW149 terbang perdana pada 13 November 2009. Heli ini merupakan pengembangan dari AW139 dengan ukuran bodi lebih besar dan mesin yang lebih bertenaga.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *