Fire Power Demo: 99 Persen Target Berhasil Dihancurkan Pesawat Tempur TNI AU

AIRSPACE-REVIEW.com – Pesawat-pesawat tempur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) berhasil menghancurkan target-target penembakan yang telah disiapkan di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (23/7/2019).

Pelaksanaan Fire Power Demo (FPD) yang dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna ini dapat dikatakan sukses. Dalam prosentase angka, 99 persen target berhasil diluluhlantakkan pesawat-pesawat tempur TNI AU.

Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur sebagai salah satu markas bagi sejumlah pesawat tempur TNI AU, memberangkatkan 26 pesawat tempur. Terdiri dari F-16C/D dari Skadron Udara 3 (Magetan) dan Skadron Udara 16 (Pekanbaru), T-50i Skadron Udara 15 (Magetan), serta Hawk 100/200 Skadron Udara 1 (Pontianak) dan Skadron Udara 12 (Pekanbaru).

Penlanud Iwj

Usai pelaksanaan FPD 2019, KSAU secara resmi menutup kegiatan rangkaian Latihan Angkasa Yudha 2019 ini di Apron Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

KSAU menyatakan, Latihan Puncak Angkasa Yudha 2019 telah menggelar dan memanfaatkan sumber daya informatika yang lebih inklusif melalui pelaksanaan Geladi Posko dan War Gaming.

Dalam kegiatan ini untuk pertama kalinya dilaksanakan Operasi Siber yang dikombinasikan dengan teknik latihan tempur udara baik melalui MOT (Mission Oriented Training) maupun Manuver Lapangan.

Penlanud Iwj

Hal ini, kata KSAU, sebagai uji doktrin pertempuran yang sudah disimulasikan termasuk digelarnya operasi udara di malam hari, operasi infiltrasi oleh Satbravo, operasi recovery landasan oleh Satharlan, serta adanya gelar dapur lapangan yang juga baru pertama kalinya dilaksanakan seagai inovasi baru dalam Angkasa Yudha 2019.

“Rangkaian Latihan ditutup dengan Fire Power Demo yang telah dilaksanakan hari ini (Rabu) sebagai ajang unjuk kekuatan dan uji ketrampilan. Pelaksanaan seluruhkegiatan telah kalian laksanakan dengan aman, lancar, dan excellent,” ujar KSAU kepada seluruh peserta latihan dan hadiri seperti dikutip oleh Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi Letkol Sus Hamdi Londong Allo dalam siaran pers yang diterima redaksi Airspace Review.

Penlanud Iwj

Dalam latihan Fire Power Demo 2019, kata Hamdi Londong, TNI AU mengerahkan 42 pesawat tempur berbagai jenis, 12 pesawat angkut, 5 helikopter, dan dua pesawat intai.

Pesawat tempur yang dilibatkan adalah 6 Su-27/30 Flanker, 14 F-16 Fighting Falcon, 8 T-50i Golden Eagle, 8 Hawk 100/200 dan 6 EMB-314 Super Tucano.

Sementara itu, Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb M. Satrio Utomo yang sekaligus bertindak selaku flight director mengatakan, sasaran yang mampu dihancurkan oleh pesawat-pesawat tempur dari Lanud Iswahjudi mencapai 99 persen.

Penlanud Iwj

“Latihan ini dapat berhasil dengan baik karena merupakan akumulasi latihan secara terus menerus yang dilakukan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut yang bertujuan untuk mencapai profesionalisme serta meningkatkan kemampuan prajurit TNI AU dalam mempertahankan kedaulatan udara Tanah Air,” ujar Danwing 3.

Hal senada dikatakan Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra yang memberikan apresiasi kepada seluruh peserta latihan terutama para penerbang yang baru saja melaksanakan misi pengeboman.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *