Lockheed Martin: Masa Depan F-16 Viper Cerah, Kita Mulai di Greenville

ANGKASAREVIEW.COM – Lockheed Martin mengatakan, masa depan jet tempur F-16 Viper (F-16 Block 70/72) cerah. F-16 merupakan jet tempur generasi keempat paling sukses di dunia dan sudah terbukti keandalannya di medan pertempuran (combat proven).

Hal itu dikatakan Wakil Presiden Eksekutif Lockheed Martin Aeronautics Michele Evans saat peresmian fasilitas produksi terbaru F-16V di Greenville, South Carolina pada 23 April lalu.

Sebelumnya Lockheed Martin memusatkan produksi F-16 di Fort Worth, Texas.

Tautan: Yunani Tingkatkan Kemampuan 85 F-16C/D Block 30/50 Jadi Viper

“Masa depan sangat cerah, kita mulai di sini, di Greenville, rumah baru bagi bagi produksi F-16,” ucap Evans.

Lockheed Martin mencatat sejumlah permintaan dari sejumlah negara untuk meng-upgrade F-16 lawas mereka menjadi F-16V.

Tautan: Ganti MiG-29, Slovakia Akhirnya Pilih F-16 Block 70/72 V

Demikian juga banyak negara yang memesan F-16V baru.

F-16Frank Noort
Bahrain menjadi pemesan pertama 16 F-16 Block 70 pada Juni 2018 senilai 1,12 miliar dolar AS. Kemudian disusul Slowakia pada Desember 2018 yang memesan 14 F-16 Block 70/72 senilai 1,8 miliar dolar AS.

Tautan: Bahrain Gelontorkan 1 Miliar Dolar untuk F-16 Viper

Pemesanan dari dua negara ini saja, telah menjamin kelangsungan produksi F-16V hingga tahun 2023. Belum lagi dari negara-negara lainnya.

Maret 2019, Lockheed Martin juga mencatatkan pesanan 25 F-16C/D Block 72 dari Maroko senilai 3,78 miliar dolar berikut permintaan upgrade F-16 yang dimiliki Maroko menjadi F-16V. Total nilai proyek ini mencapai 4,8 miliar dolar AS.

Tautan: Beli 25 F-16V, Maroko Juga Tingkatkan 23 F-16 Block 52+ Jadi Viper

Lockheed Martin sendiri di satu sisi juga gencar melakukan kampanye di berbagai negara untuk menggolkan F-16V dalam kompetisi melawan jet-jet tempur andalan dari pabrikan lain.

F-16Lockheed Martin
“Hari yang sangat baik di Greenville. Kita punya tempat kerja terbaik di negeri ini dan kita akan membuat F-16 paling canggih,” kata Senator Lindsey Graham dalam kesempatan yang sama.

Pemindahan fasilitas produksi dari Fort Worth ke Greenville, menciptakan sedikitnya 400 lapangan kerja baru selain ratusan pekerja Lockheed Martin yang akan mendukung produksi F-16V.

Tautan: Potensi Konflik dengan China Makin Meruncing, Taiwan Borong 66 F-16V

Pembuatan F-16V juga mendatangkan keuntungan bagi 400 penyuplai kebutuhan produksi pesawat dari 41 negara.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 4.588 F-16 telah dibuat di mana 3.000 di antaranya masih dioperasikan di 25 negara.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *