Pesawat Angkut Militer Rusia Il-112V Sukses Terbang Perdana

ANGKASAREVIEW.COM – Pesawat angkut medium ringan baru Il-112V rancangan Ilyushin Aviation Complex (IAC) sukses menjalani terbang perdana pada 30 Maret 2019 kemarin. Pesawat terbang dengan mulus dibawah kendali Kepala Pilot Uji Nikolai Kuimov.

Sobat AR, menurut rilis berita yang dikeluarkan oleh IAC, penerbangan pertama Il-112V ini juga menjadi kado ulang tahun ke-125 bagi Sergei Ilyushin, perancang sekaligus pendiri Biro Ilyushin.

Tautan: Rusia Luncurkan Pesawat Angkut Militer Ringan Il-112V

Il-112V adalah pesawat angkut militer pertama yang dirancang di Rusia setelah bubarnya Uni Soviet pada Desember 1991. Proyek Il-112V (V kode untuk versi militer) dimulai sejak Desember 2013 dengan nama program Lyogkiy Voyenno Transportnyi Samolyot (Pesawat Angkut Militer Ringan).

Il-112V

Proyek Il-112V dibangun secara gotong-royong melibatkan industri aviasi Rusia. Pabrik mesin JSC Klimov memasok mesin turboprop TV7-117ST, Aviastar-SP menyediakan panel dan komponen. Sementara JSC Aviaagregat merancang sistem roda pendaratan dan produksi Il-112V dikerjakan oleh pabrik JSC VASO.

Tautan: Rusia Segera Terbangkan Pesawat Angkut Militer Terbaru Ilyushin 112V

Rancangan Il-112V mengadopsi sayap model tinggi dan sirip ekor model T. Pesawat ini memiliki berat tinggal landas maksimum 21 ton dan kapasitas muatnya mencapai 5 ton. Kabinnya memiliki panjang 11,2 m, lebar 2,45m, dan tinggi 2,4 m.

Il-112VIAC
Untuk kinerjanya, Il-112V memiliki kecepatan jelajah di kisaran 550km/jam dan terbang hingga ketinggian maksimum 7.600 meter. Jangkauan operasi dengan muatan 3,5 ton mencapai 2.400 km atau terbang feri mencapai 5.000 km.

Il-112V diawaki oleh dua personel pilot dan kopilot. Pesawat ini bisa membawa 50 orang tentara atau 25 pasukan payung. Dalam perutnya yang buncit bisa juga mengangkut dua kendaraan ringanmiliter UAZ-469B Hunter 4X4 atau palet kargo dan peralatan militer lainnya.

Tautan lain: Berbasis Ilyushin Il-114-300, Rusia Kembangkan Pesawat Perang Elektronik

Selain dilengkapi avionik digital terkini, untuk perlindungan diri Il-112V juga disematkan sistem Presiden-S buatan Concern Radio Electronic Technologies (KRET). Berupa perangkat untuk peringatan ancaman dari rudal atau sistem artileri anti pesawat.

Sobat AR, Il-112V akan diadopsi militer Rusia untuk menggantikan pesawat angkut militer Antonov An-26 Curl. Sekira 100 unit masih dioperasikan. Total sebanyak 48 unit Il-112V telah dipesan Kementrian Pertahanan Rusia. Ditargetkan, pesawat pertama akan diserahkan pada 2020 mendatang.

Rangga Baswara Sawiyyya

editor: raider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *