Ini Alasan Intelijen AS Waspadai Starry Sky-2, Rudal 6 Mach Buatan China

ANGKASAREVIEW.COM – China telah sukses menguji pesawat hipersonik yang dapat menembakkan rudal nuklir hingga enam kali kecepatan suara (mach). Wahana yang disebut Starry Sky-2 ini mampu melesat di langit dengan kecepatan hingga 4.563 mil per jam, dan dapat mengubah arah penerbangan secara tiba-tiba.

Starry Sky-2 diluncurkan dalam beberapa tahap. Setelah ditembakkan, ia mengarungi angkasa dengan kecepatan sekitar 5,5 mach selama 400 detik.

Menurut Global Times, intelijen AS mengantisipasi bahwa rudal hipersonik pertama China tersebut akan siap digunakan sekitar tahun 2020. Perkembangan terakhir, menurut Song Zhongping, seorang ahli militer dan komentator TV, ia menunjukkan bahwa China terus berkejaran dengan AS dan Rusia dalam pengembangan pesawat hipersonik dan rudal nuklir.

Kendaraan hipersonik berpotensi menjadi senjata yang menghancurkan. Kemampuan manuver mereka yang tinggi membuktikan jika sistem pertahanan tradisional mungkin tidak berdaya melawan mereka.

Begitu juga dengan rudal yang melesat enam kali kecepatan suara, mampu menghajar sebuah bangsa sebelum bangsa tersebut merencanakan perlawanan atau merespon serangan.

Lebih penting lagi, menurut Rand Corporation, manuver senjata tersebur memberikan kemampuan untuk mengubah target yang telah direncanakan sebelumnya. Kemampuan terbangnya memiliki lintasan yang tidak dapat diprediksi

Sementara itu, AS dan Rusia melanjutkan pekerjaan mereka dengan senjata hipersonik mereka sendiri. Pada April 2018, Lockheed Martin mendapat kontrak 928 juta dolar AS untuk mengembangkan rudal hipersonik yang dapat melakukan perjalanan lebih cepat daripada kecepatan suara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *