Disambut Positif, Abdulrachman Saleh Akan Jadi Nama RSUD Sleman Yogyakarta

ANGKASAREVIEW.COM – Usulan menyematkan nama Abdulrachman Saleh menjadi nama RSUD Sleman, Yogyakarta diapresiasi secara positif oleh TNI Angkatan Udara karena Abdulrachman Saleh selain menjadi Pahlawan TNI AU dan Pahlawan Nasional, juga adalah pionir Ilmu Faal di Indonesia.

Selain telah diabadikan menjadi nama Pangkalan TNI AU (Lanud) di Malang, Jawa Timur Prof. Dr. Sp.F Abdulrachman Saleh telah dikukuhkan sebagai Bapak Ilmu Faal di Indonesia oleh Universitas Indonesia pada 5 Desember 1958.

Lebih dari itu, berkat talentanya yang luar biasa, setelah bergabung dengan TNI Angkatan Udara Abdulrachman Saleh turut mendirikan Sekolah Teknik Udara dan Sekolah Radio Udara di Malang dan menjadi tokoh Radio Republik Indonesia (RRI).

Dok. TNI AU

Pada saat Belanda melancarkan agresi militer pertama di Yogyakarta, Abdulrachman Saleh dan Adisutjipto bersama tujuh rekannya saat itu diperintahkan ke India untuk membawa bantuan obat-obatan dari Palang Merah Malaya. Keberangkatan menggunakan pesawat Dakota VT-CLA ini mendapat publikasi luas dari media massa dari dalam dan luar negeri.

Saat pesawat kembali ke Yogyakarta melalui Singapura, pesawat yang ditumpanginya itu diberondong oleh dua pesawat P-40 Belanda. Pesawat kehilangan keseimbangan dan menyambar sebatang pohon hingga badannya patah menjadi dua bagian dan akhirnya terbakar. Peristiwa heroik pada 29 Juli 1947 itu kemudian diperingati TNI AU sebagai Hari Bakti TNI AU.

Abulrachman Saleh dimakamkan di Yogyakarta berdampingan dengan makam Adisutjipto dan istri kedua pahlawan di pemakaman Monumen Perjuangan TNI AU di Dusun Ngoto, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Ron

Kadispenau Marsma TNI Novyan Samyoga menyambut positif rencana penggunaan nama Abdulrachman Saleh menjadi nama RSUD Sleman, Yogyakarta.

“Saya kira ini wacana yang sangat positif mengingat jasa-jasa dari Bapak Prof. Dr. Abdulrachman Saleh, selain beliau menjadi Pahlawan TNI AU, Pahlawan Nasional, Bapak Ilmu Faal Indonesia, dan Bapak RRI. Kebetulan juga pada waktu berdinas di Angkatan Udara sebagai dokter itu, pada saat terjadi serangan Belanda, Profesor Abdulrachman Saleh berdinas di rumah sakit di daerah Sleman, Yogyakarta ini. Tentunya ini sangat baik,” kata Kadispenau.

(ERY/RON)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *